Akhir Pelarian Buron Perampok Pulomas
- VIVA.co.id / Irwandi
Rabu 28 Desember 2016 malam, polisi kembali menangkap satu tersangka, yakni Alfins Bernius Sinaga. “Ditangkap di rumah temannya,” ujar Argo.
Saat penangkapan, ketiganya harus dilumpuhkan, karena melakukan perlawanan. Bahkan, Ramlan meregang nyawa, karena kehabisan darah saat diterjang timah panas polisi.
Usai peristiwa tersebut, polisi terus melanjutkan perburuan tersangka terakhir, yakni Ius. Ia disebut-sebut kerap menjadi wakil Ramlan saat beraksi.
Butuh tiga hari bagi polisi untuk berhasil mengendus keberadaan pria yang memiliki luka di pipi kiri itu. Akhirnya, pada Minggu 1 Januari 2017, Ius berhasil diringkus saat turun dari bus.
![]()
Ridwan Sitorus alias Ius Pane ditangkap di Medan, Sumatera Utara (Foto: Bayu Nugraha)
Penangkapan Ius berlangsung di pangkalan bus Antar Lintas Sumatera, Jalan Sisingamangaraja, Medan, Sumatera Utara.
Menurut keterangan sopir bus, Marwan Nasution, tersangka naik bus dari Bogor, Jawa Barat. “Kamis siang naik dari Bogor,” ujarnya.
Marwan mengatakan, awalnya ia tidak curiga dengan kehadiran Ius. Namun, beberapa kali ia melihat ada kebiasaan aneh pada pria itu.
“Tiap penumpang turun, ia pasti ikut turun. Periksa kopernya, terus masuk lagi ke bus,” ungkap Marwan saat diwawancara tvOne, Minggu 1 Januari 2017.
Ius juga sempat minta diturunkan di Terminal Amplas, yang berada di ujung Selatan Kota Medan. Namun, kebijakan perusahaan otobus ALS yang tidak memperbolehkan sopir berhenti di terminal atau pinggir jalan, membuat ia terpaksa mengurungkan niatnya.
Ius dibawa ke Jakarta
Setibanya di pangkalan, pria berusia 45 tahun itu langsung diamankan tujuh anggota polisi yang sudah menunggu. “Polisi sudah menunggu sejak semalam,” ungkap petugas keamanan pangkalan bus, Eddy Prasetyo.
Usai ditangkap, Ius kemudian dibawa ke Bandara Kualanamu, Medan. Ia diterbangkan ke Jakarta dengan pengawalan ketat. Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M Iriawan, hadir di Bandara Halim Perdanakusuma untuk menyambutnya.
"Setelah kami ketahui tempat kosnya di Bekasi, maka yang bersangkutan mau lari ke Medan. Mau aman di sana," kata Iriawan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu 1 Januari 2017.
Iriawan menambahkan, dari keterangan Ius, yang bersangkutan ingin ke tempat saudaranya. Kebetulan, Sumatera Utara memang kampung halaman Ius.