Akhir Pelarian Buron Perampok Pulomas
- VIVA.co.id / Irwandi
"Ke tempat saudaranya, akan pulang kampung. Enggak tahu kerjaannya apa, bisa bekerja di perkebunan sawit atau apa," ujarnya.
Mengenai alasan mengapa Ius susah baru ditangkap selama enam hari, Mantan Kapolda Jawa Barat ini menyebut, usai melakukan aksinya, keempat tersangka berpencar.
![]()
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M Iriawan saat konferensi pers di Halim Perdanakusuma (Foto: VIVA.co.id/Irwandi Arsyad)
"Mereka berpencar. Kemudian beberapa kali pindah tempat. Sehingga akhirnya, kami ketahui yang bersangkutan lari ke Medan," katanya.
Menurut Iriawan, untuk biaya selama kabur, Ius menjual ponsel. Namun, belum diketahui apakah ponsel tersebut merupakan hasil kejahatannya atau bukan.
"Dia jual handphone di Warung Jambu, Bogor, untuk bekal yang bersangkutan," ujarnya menambahkan.
Polisi lakukan pengembangan
Setelah keempat tersangka berhasil ditangkap, polisi langsung melakukan pengembangan kasus tersebut.
"Semua pelaku perampokan, pembunuhan dan penyekapan, sudah bisa kami ungkap semua. Setelah ini, kami akan lakukan pengembangan," jelas Iriawan.
Mantan Kadiv Propam Mabes Polri itu juga mengatakan, sebagai langkah pertama, penyidik akan mencari mobil Suzuki Ertiga yang disewa oleh para pelaku.
"Langsung (pengembangan). Yang pertama, mobil yang dipakai untuk alat melakukan kejahatan tersebut," ujarnya.
Selain itu, penyidik akan melakukan pengembangan terkait barang bukti senjata api dan senjata tajam yang digunakan pelaku.
"Kedua adalah senjata api, dan ketiga parang atau senjata tajam. Dan berikutnya, barang bukti yang tersisa yang kita ambil di lokasi," ungkapnya menambahkan.
![]()
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M Iriawan (Foto: Instagram Polri)
Diketahui, dua pucuk senjata api berhasil ditemukan polisi di sebuah rumah di kawasan Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos, Depok, Jawa Barat, Jumat 30 Desember 2016 lalu.
Dari rumah tersebut, polisi juga membawa seorang pria bernama Ginon. Berdasarkan keterangan keluarga, Ginon memang kenal dengan Erwin Situmorang.
“Ya, si Ginon ini memang sempat kenal sama si Peter, panggilannya si Erwin. Mereka kenal di Pasar Cibinong. Ginon itu pedagang daun pisang,” kata Kamel, adik Ginon.
Sementara itu, usai penangkapan Ius, pihak kepolisian juga berhasil menemukan senjata jenis air soft gun saat menggeledah rumah Ius di daerah Tapos, Depok, Jawa Barat.