Menanti Kendaraan Perang Karya Anak Bangsa

Produksi Panser Pindad
Sumber :
  • VIVAnews/Ikhwan Yanuar

Namun yang jadi pertanyaan besar, kenapa PT Pindad justru menggandeng Tata Motors yang terhitung masih “anak bawang” di Indonesia. Kenapa tidak menggandeng nama-nama besar seperti Toyota atau Mitsubishi yang tentunya sudah punya nama besar dan lama bercokol di Indonesia.

img_title Daftar Mobil Baru yang Harganya di Bawah Rp65 Juta, Ada Suzuki

Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itu diberikan langsung Direktur Utama (Dirut) PT Pindad, Abraham Mose. Menurut pria kelahiran Gorontalo ini, ada tiga pertimbangan utama yang membuat Pindad tertarik berkolaborasi dengan Tata Motors.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Paling tidak ada tiga pertimbangan. Yang paling spesifik karena Tata Motors punya satu sasis yang bisa digunakan untuk berbagai macam kendaraan. Jadi bisa digunakan untuk banyak jenis kendaraan. Kedua, mereka mau berinvestasi, dan ketiga, mau melakukan pengembangan bersama," kata Abraham kepada VIVA.co.id.

img_title 7 Kendaraan Baru Siap Ramaikan Pasar Otomotif Indonesia

Dalam kesempatan itu, Abraham juga menegaskan bahwa pihaknya selama ini tetap terus membuka peluang-peluang kerja sama dengan berbagai pihak, tak hanya kepada Tata Motors. Untuk saat ini, Tata Motors menjadi tandem yang paling serius dan realistis. Namun soal berapa besar biaya investasi, Abraham mengaku masih belum bisa ditentukan.

Terlepas dari hal itu, yang pantas menjadi catatan, Tata Motors sebenarnya bukan lah pemain baru untuk jenis kendaraan militer. Tata Motors sebelumnya juga telah menciptakan beberapa kendaraan perang meski hanya kebanyakan kendaraan angkut militer.

img_title Mobil Ganti Nama, Wasit Kontroversial, Malam Pertama Depe

Apresiasi DPR dan Sasar Kendaraan Komersial

Kerja sama Pindad dengan Tata Motors ini juga mendapat apresiasi dari Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sukamta. Menurutnya kerja sama seperti ini memang dibutuhkan Indonesia untuk meningkatkan kapasitas PT Pindad dalam memproduksi kendaraan militer khususnya untuk Tentara Nasional Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini hal bagus, bentuk kerja sama seperti ini yang akan mendorong peningkatan kapasitas PT Pindad selaku BUMN yang mengkhususkan diri dalam memproduksi peralatan dan kendaraan militer," kata Sukamta kepada VIVA.co.id, di Jakarta, Rabu 18 Januari 2017.

Menurut dia, kendaraan jenis amfibi cocok diproduksi secara massal untuk memenuhi kebutuhan TNI dalam mengamankan wilayah Indonesia sebagai negara kepulauan. Dinilai Sukamta, dalam beberapa aspek penguasaan teknologi militer, Indonesia diakui memang masih tertinggal jauh dari negara lain.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut