Jalan Terjal Transportasi Indonesia
- ANTARA FOTO/Andika Wahyu
Sementara itu untuk lalu lintas penumpang transportasi udara, pengembangan infrastruktur lunak berbasis teknologi di bandara yang ada di Indonesia akan mulai didorong. Sehingga pembangunan fisik bandara-bandara baru yang selama beberapa tahun ini dilakukan bisa dioptimalkan untuk melayani para penumpang.Â
Presiden Direktur PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengungkapkan, digitalisasi sistem kebandaraan dapat membuat operasional lebih efisien, meminimalisir kerugian dan meningkatkan pendapatan. Tapi yang terpenting adalah layanan kepada pengguna moda transportasi udara dapat semakin meningkat.Â
Harus kompak
Segala rencana pemerintah tersebut di atas kertas merupakan solusi yang ideal untuk seluruh permasalahan transportasi di Indonesia. Namun, apakah implementasinya dapat berjalan sesuai dengan yang diinginkan? Ada beberapa faktor yang menjadi penentu.Â
Pengamat Transportasi Darmaningtyas mengungkapkan, hal yang terpenting untuk dapat mewujudkan rencana pemerintah itu adalah komitmen kuat dari semua otoritas terkait. Sehingga, masing-masing pihak bisa menjalankan perannya dengan baik.
Pemerintah sebagai regulator melalui Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tegasnya, harus kompak mengawal pihak terkait tersebut untuk merealisasikan rencana yang sudah dibuat.Â
Agar pada akhirnya, infrastruktur yang dibangun dapat terintegerasi dan anggaran besar yang telah dikeluarkan tidak mubazir dan merugikan masyarakat.Â
"Sekarang itu bagaimana temen-teman di Kementerian Perhubungan dan Kementerian PUPR  itu duduk bersama ketika membuat suatu rancangan infrastruktur transportasi agar bangunan yang mereka sediakan itu memiliki konektifitas yang tinggi. Terutama bagian darat laut dan sebaliknya," tambahnya kepada VIVA.co.id,  Kamis, 26 Januari 2017.  Â