Riuh Suara Sertifikasi Ulama

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin
Sumber :
  • VIVA.co.id/Dwi Royantp

Bukan hanya itu alasannya. Dia juga mempertanyakan kelayakan lembaga, instansi ataupun ormas yang dapat memberikan sertifikasi terhadap ulama. 

img_title Prabowo Serukan 'Jas Hijau' Saat Hadiri Muktamar NU, Minta Tak Lupakan Jasa Ulama

Penolakan wacana itu pun mencuat dari pengurus Pusat Persatuan Islam menyatakan. Wakil Ketua Umum PP Persis Jeje Jaenudin mengemukakan, kualitas dan integritas seorang ulama terbentuk tidak sepenuhnya melalui aspek formal.  Sebab, dai di Indonesia lahir dan diproduk dari lingkungan religius itu sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kualitas ulama atau dai terbentuk dari dua hal, yaitu terpadunya kualitas aplikasi pemahaman agama dan tumbuhnya kepercayaan masyarakat karena keteladanannya. 

img_title Harlah ke-28, PKB Anugerahi Lima Kiai Inspiratif Penghargaan Kehormatan

"Dengan keahlian yang dimilikinya, kemampuan, kepercayaan umat, itu  perpaduan integritas pribadi. Jadilah seorang figur dai, figur ulama. Maka  tidak mudah (mensertifikasi)," ujar Jeje.

Isu Lawas

img_title 4 Isu Dibahas dalam Ijtima Ulama PKB, Soroti Minimnya Anggaran Pesantren hingga Tata Kelola SDM

Isu sertifikasi ulama sebenarnya bukan baru muncul saat ini. Pada 2012, isu ini sempat ramai dibicarakan publik. 

Soal sertifikasi ulama menarik perhatian ketika seorang pejabat Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menjawab pertanyaan tentang perbandingan Indonesia dengan negara lain dalam menanggulangi terorisme. 

Saat itu, dalam sebuah diskusi, pejabat tersebut menjelaskan di negara lain melakukan sertifikasi ustaz sebagai upaya deradikalisasi. Usai itu, muncul sejumlah berita BNPT mengusulkan program sertifikasi ulama dan pesantren. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya, berbagai pendapat soal tersebut mencuat. Ketika itu, anggota DPR Mahfudz Siddiq, misalnya, menolak mentah-mentah wacana itu. Menurutnya, ide  sertifikasi pesantren justru akan menyulut sentimen negatif dari berbagai  pondok pesantren terhadap pemerintah yang sedang berkuasa.

Isu itu lantas  dibantah Ansyaad Mbai selaku kepala BNPT saat itu. Dia menampik  lembaganya mengusulkan program sertifikasi ulama dan pesantren. “Itu keliru ditafsirkan,” kata Ansyaad di Kantor Wapres RI, Jakarta, Senin, 10 September 2012.

Ustaz Abdul Somad

Bertemu dengan Ustaz Abdul Somad, Cak Imin Sampaikan Harapan Ini Buat Umat Islam di Tanah Air

Ketum DPP PKB, Cak Imin mendorong pendakwah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) untuk mengambil peran sentral dalam menyatukan para ulama, dai, serta umat Islam di Tanah Air.

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut