Debut Snapchat di Bursa Wall Street 

CEO Snapchat, Evan Spiegel
Sumber :
  • USAToday

Pada tahun lalu, Snap memperoleh pendapatan US$404 juta. Saat ini, Snap telah memiliki 158 juta pengguna aktif setiap hari dan lebih dari 2,5 miliar Snap diciptakan setiap harinya.

img_title Snapchat Bantu Orangtua Pantau Kontak di Ponsel Anak

Dikutip dari Business Insider, pada Kamis 2 Maret 2017, Chief Executive Officer (CEO) Snap, Evan Spiegel, mengungkapkan, investor harus membeli saham Snap pada penjualan perdana nanti, sebab saham ini dipastikan memberi keuntungan yang baik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, Snap sebenarnya adalah perusahaan kamera pada awalnya, sebelum kemudian disempurnakan dengan menyimpan dan merekam sesuatu dari pengguna. Hal ini tentu akan meningkatkan memori dan seolah berbicara pada semua orang.

img_title Hadiah Khusus Snapchat untuk Umat Muslim Sambut Idul Adha

Untuk itu, perseroan sangat meyakini aplikasi ini dapat memberikan jawaban atas keinginan publik sekarang ini untuk selalu berkomunikasi dan seolah-olah bertatap muka langsung, meski dalam kondisi jarak yang sangat jauh.

"Dengan Snap kami menemukan percakapan yang lebih nyaman dan akrab serta memori tidak akan terhapus lebih cepat," tuturnya.

img_title 5 Heavily Guarded CEOs in the World: Spend US$27 Million

Sementara itu, manajer hedge fund, Eric Jackson mengatakan, dia tidak terkejut dengan harga penjualan saham Snap yang di bawah US$20, meski ada permintaan hingga 40 persen lebih tinggi dan hanya menjadi US$17 per unit.

Selain itu, dari 200 juta saham yang dijual, sebanyak 50 juta sahamnya telah sepakat untuk tidak dilepas dalam satu tahun. Dan mayoritas saham dalam reksa dana besar yang dipegang untuk jangka panjang.

"Mereka (Snap) mencoba untuk mengoptimalkan harga saham untuk menarik lebih banyak modal jangka panjang, sebab mereka bisa saja menjual dengan harga lebih tinggi dan tidak di bawah itu," ujar Managing Partner Goodwater Capital, Eric Kim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dan ternyata, dikutip dari laman CNBC pada Jumat 3 Maret 2017, perdagangan perdana saham SNAP berakhir manis. Saham perusahaan aplikasi ini ternyata sangat diminati pasar dan paling bersinar.

Padahal, secara keseluruhan, pada perdagangan kemarin di bursa AS, justru mengalami pelemahan. Saham SNAP tercatat naik lebih dari 40 persen sejak pembukaan pada harga perdana US$17 per unit. Pergerakan harga saham Snapchat dinilai wajar, karena sangat ditunggu kehadirannya oleh investor. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut