Jejak Darah di Barak Taruna

Sejumlah siswa Taruna Nusantara mengangkat peti mati milik taruna Krisna Wahyu Nurachmad yang tewas dibunuh sesama pelajar di dalam barak mereka.
Sumber :
  • VIVA.co.id/istimewa

VIVA.co.id – Jarum jam persis menunjukkan pukul 04.00 WIB, ketika Riyanto berkeliling di Barak 17 SMA Taruna Nusantara Magelang. Seperti biasa, ia memang bertugas membangunkan seluruh taruna untuk menunaikan salat subuh.

img_title Profil 4 Perwira TNI-Polri Raih Adhi Makayasa 2026, Tiga Diantaranya Alumni Taruna Nusantara

Setiap lorong kamar disambanginya hingga sejumlah taruna mulai beranjak dari kasurnya. Hingga di kamar 2B, Riyanto melihat ada seorang siswa kondisinya tertutup selimut dan sepertinya masih dalam kondisi lelap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Petugas Pamong Graha 17 ini pun berinisiatif memeriksa. Betapa terkejutnya ia, taruna laki-laki yang diperiksanya itu sudah bersimbah darah. Sebuah luka sayatan dari benda tajam menganga di lehernya hingga sepanjang 10 sentimeter.

img_title Dua Anak Ferdy Sambo Sekolah di Taruna Nusantara, Bakal Ikuti Jejak Sang Ayah?

Dalam sekejap kepanikan melanda. Kematian mengejutkan yang baru pertama kalinya terjadi sepanjang sejarah SMA Taruna Nusantara Magelang itu pun dilaporkan ke polisi.

Hari itu menjadi kisah tragis bagi taruna Krisna Wahyu Nurachmad. Kematiannya yang mendadak di dalam barak meninggalkan parut tajam dalam sejarah SMA Taruna Nusantara.

img_title Prabowo Sebut SMA Taruna Nusantara Bakal Dibangun di IKN hingga Sumsel

Berikutnya, kematian menyita perhatian>>>

Kematian menyita perhatian

Kematian Krisna langsung menyita perhatian. Maklum, sekolah ini memang memiliki reputasi baik di mata publik. Sudah sejak didirikan 27 tahun lalu, tidak ada satu pun catatan hitam soal sekolah ini.

Putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yakni Agus Harimurti Yudhoyono saja, bahkan disekolahkan di sini dan pernah meraih lulusan terbaik pada tahun 1997.

Di luar itu, kasus kematian taruna ini beruntung segera menemukan titik terang. Kepolisian pun mengamankan seorang taruna lelaki bernama AMR (16 tahun), yang tak lain rekan satu barak Krisna.

Remaja ini disangka kuat sebagai pelaku utama penyebab kematian Krisna. Barang bukti dan keterangan saksi menguatkan, jika AMR telah menggorok leher rekannya sendiri.

"Barang bukti mengarah ke pelaku, di antaranya sebilah pisau, satu celana yang ada percikan darah, dan satu kacamata milik pelaku yang ada bekas cakaran korban," kata Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono, Sabtu 1 April 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rekonstruksi kasus pembunuhan siswa SMA Taruna Nusantara Magelang

FOTO: Proses rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap siswa SMA Taruna Nusantara, Kresna Wahyu Nurachmad (15) di pusat perbelanjaan Armada Town Square (Artos), Magelang, Senin (3/4/2017)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut