Muda, Hacker, dan Berbahaya

Ilustrasi-teroris siber.
Sumber :
  • Pixabay/Tigerlily

Pratama menuturkan, aksi Haikal dan rekannya itu menjadi peringatan bagi dunia teknologi, informasi dan komunikasi di Tanah Air untuk makin memprioritaskan keamanan sistem.

img_title Hacker Handala Ungkap Rahasia Bobol Sistem Intelijen Israel

"Penangkapan Haikal sekali lagi membuktikan bahwa kerugian ekonomi akibat peretasan sebenarnya cukup besar. Dalam waktu kurang dari sepekan saja, Haikal dan timnya berhasil meraup 4 miliar rupiah lebih," ujar Pratama yang pernah mengabdi di Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) selama 19 tahun itu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hersut juga sepakat. Menurutnya, kasus pembobolan tiket daring itu hendaknya menjadi pelajaran bagi penyedia layanan e-commerce, atau penyedia tiket daring untuk memerhatikan faktor keamanan.

img_title 400 Data Angkatan Laut AS Diretas! Hacker Iran Kirim Ancaman Mencekam

"Proses transaksi harus dienkripsi dan lubang celah keamanan harus segera diperbaiki, agar situs tidak mudah diretas pihak yang memanfaatkan kelemahan layanan," ujar Hersut. 

Selanjutnya, jurus Haikal>>>

img_title Hati-hati kalau Mau Ambil Uang di ATM

Jurus Haikal

Masih remaja, tetapi sudah mampu membobol situs besar, Haikal memang dipandang bukan peretas yang asal saja. Pratama memprediksi, secara teknik ada beberapa kemungkinan metode peretasan yang dijalankan Haikal. 

Pertama, phising. Teknik kemungkinan dipakai Haikal, untuk memancing korban melalui email palsu, atau pesan palsu, sehingga ketika membuka Tiket.com, padahal sebenarnya bukan ke Tiket.com, tetapi ke halaman lain.

Pakar telik sandi itu menjelaskan, metode ini paling umum dan paling mudah, karena menyerang 'manusia' , bukan teknologi. Metode ini sering dikenal juga dengan sebutan social engineering. 

"Menyerang pengguna, tidak menyerang server," ujar pria asal Cepu, Blora, Jawa Tengah tersebut. 

Metode kedua, yang kemungkinan dijalani Haikal, yakni serangan server. Dalam metode ini, yang paling sering dipraktikkan, yakni injection untuk mendapatkan basis data, dengan injeksi SQL. Ini, merupakan teknik yang menyalahgunakan sebuah celah keamanan yang terjadi dalam lapisan basis data sebuah aplikasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Pratama, peretasan ini bisa menimpa situs apapun. Untuk itu sebaiknya, pemilik platform, atau situs segera memforensik sistem untuk mengetahui bagaimana peretas masuk ke dalam sistem. 

Ia menuturkan, untuk mengantisipasi datangnya peretas, memasang firewall menurutnya tidak cukup, harus ada Intrusion Prevention System (IPS) dan web application firewall. IPS merupakan sistem untuk mendeteksi penyalah gunaan jaringan dan sumber daya komputer.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut