Jalur Tengkorak Itu Bernama Selarong
- Istimewa
Selanjutnya….jalur tengkorak
Turunan Selarong memang sudah sejak lama mendapat julukan sebagai jalur tengkorak. Julukan itu diberikan karena banyak sekali kecelakaan yang terjadi di jalur tersebut.
Kondisi kontur jalan yang menanjak (dari arah Jakarta) serta berkelok membuat banyak sopir bus berusaha melalui jalur tersebut dalam kecepatan tinggi. Jika tidak, dikhawatirkan tenaga mesin tidak cukup kuat untuk menghadapi tanjakan curam.
Sayangnya, hal itu bisa fatal saat kendaraan melintasi jalur yang landai atau menurun. Kondisi jalur tersebut juga tidak ramah untuk perangkat pengereman kendaraan, terutama untuk kendaraan berukuran besar seperti bus dan truk.
Tahun lalu, kecelakaan yang melibatkan bus dan truk di jalur Selarong juga terjadi akibat rem blong. Sebuah bus pariwisata dengan nomor polisi F 7575 WM bergerak dari arah Puncak menuju ke Bogor.
"Setibanya di lokasi tempat kejadian perkara, diduga rem blong," kata mantan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Polisi, Sulistyo Pudjo Nugroho.
Kemudian, mobil pariwisata tersebut hilang kendali, dan menabrak kendaraan Honda City, Kijang Innova dan Kijang Grand Extra. Selain kendaraan roda empat, bus pariwisata tersebut juga menabrak kendaraan roda dua, yaitu Honda Beat bernomor polisi F 2859 LZ, dan Motor Supra F 8145 VP. Dua orang tewas dalam kejadian tersebut.
Tahun sebelumnya, sebuah bus milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang mengangkut rombongan mahasiswa dari Unversitas Yarsi Jakarta, juga terlibat kecelakaan di kawasan tersebut.
![]()
Ilustrasi polisi olah TKP kecelakaan (Foto: VIVA.co.id/Rizki Aulia)Â
kejadian bermula saat dua bus TNI melaju dengan kecepatan tinggi di jalur tersebut. Bus diduga mengalami rem blong dan langsung menyeruduk dua sepeda motor yang ada di depannya.
Setelah menabrak sepeda motor, bus juga menabrak bus TNI lainnya  yang berada di depannya, yang mengakibatkan bus tersebut terguling ke kanan.
Bus yang rem blong kembali menabrak sepeda motor Hoda Supra X dan Honda Scoopy yang terparkir di depan toko. Bus itu juga diketahui menghantam satu unit mobil yang sedang terparkir. Dalam kejadian itu, tiga orang tewas dan belasan lainnya luka-luka.