Trump, FBI dan Pemakzulan

Presiden AS, Donald Trump.
Sumber :
  • REUTERS/Carlos Barria

Menurut Huckabee, hal ini menunjukkan Comey telah melanggar rantai komando karena menggelar konferensi pers dan menyampaikan saran soal penanganan email Clinton.

img_title Peretas Masuki Sistem E-mail FBI, Kirim Ribuan Pesan

Namun isu terus berkembang. Penjelasan Gedung Putih soal pemecatan Comey dianggap tak memadai. Sebuah sumber di Senat Amerika Serikat, menduga pemecatan Direktur FBI, James Comey, kemungkinan terkait dengan penyelidikannya soal keterlibatan Rusia dalam pilpres AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rusia dan Pilpres AS

img_title Donald Trump Siap Luncurkan TRUTH Social, Platform Medsos Tandingan

Sumber yang juga anggota Kongres itu mengatakan, beberapa hari sebelum dipecat, Comey sempat menyampaikan permintaan pada anggota Parlemen, agar lembaganya diberikan sumber daya tambahan, terutama staf, untuk kepentingan penyelidikan mengenai keterlibatan Rusia dalam pemilihan Presiden AS.

Diberitakan oleh BBC, 11 Mei 2017, Comey memberitahu anggota Parlemen tentang permintaannya, setelah Komite Intelijen Senat yang melakukan penyelidikan sendiri, telah meminta FBI untuk mempercepat penyelidikan soal Rusia.

img_title Jual Rahasia Kapal Selam Nuklir, Insinyur Angkatan Laut AS Ditangkap

Anggota Parlemen dari Partai Demokrat, Dianne Feinstein, yang juga anggota Komite Kehakiman Senat, mengatakan pada wartawan bahwa ia tahu dan mengerti keinginan Comey mencari lebih banyak sumber untuk penyelidikan FBI.

Pemecatan Direktur FBI dianggap sebagai sebuah keanehan oleh Vox.com. Sebab, jabatan Direktur FBI adalah jabatan nonpartisan dengan masa tugas selama 10 tahun. Comey diangkat oleh mantan Presiden Barack Obama pada 2013. Harusnya ia masih menjabat hingga 2023.

Meskipun presiden memiliki wewenang untuk memecatnya setiap saat, tapi mengikuti norma dan kebiasaan, presiden yang baru terpilih biasanya mempertahankan Direktur FBI, meski ia dipilih oleh presiden sebelumnya. Ini memastikan FBI bersih dari dunia politik. Tak pernah ada cerita pemecatan terhadap pemimpin lembaga intelijen itu, kecuali pada tahun 1993, Amerika pernah memecat Direktur FBI. Tapi itu dilakukan karena alasan korupsi dan kesalahan finansial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jadi, wajar sekali publik AS malah mencurigai alasan pemecatan Comey. Apalagi pada Maret lalu, Comey baru menyampaikan bahwa pihaknya sedang mengawasi penyelidikan tentang campur tangan Rusia dalam kampanye 2016, yang menyinggung kampanye dan rekan Trump. Itu sebabnya pemecatan Trump terhadapnya malah semakin menimbulkan pertanyaan apakah Trump berusaha menghalangi penyelidikan ini?

Upaya pembenaran yang disampaikan Trump, bahwa Comey terlalu kritis terhadap Clinton dalam kasus penggunaan email pribadi dan tuduhan bahwa Comey telah melampaui kewenangan jaksa agung semakin tak relevan. Karena Trump, dan Jaksa Agung Jeff Session pernah membuat pernyataan yang berbeda soal tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut