Kanker Kuras Habis Harta Yana Zein

Sanak saudara berdoa untuk jenazah Yana Zein di Rumah Duka Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta, 1 Juni 2017.
Sumber :
  • VIVA.co.id/M Ali Wafa

img_title Sahabat Bahas Soal Kemunculan Mendadak Ayah Yana Zein

Mahalnya Pengobatan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belajar dari penyakit kanker yang diderita almarhumah Yana Zein, bisa dikatakan, hingga kini, pengobatan kanker masih butuh biaya yang sangat tinggi. Karena beban ekonomi yang berat, kebanyakan pasien kanker pun akhirnya meninggal dunia sebelum proses pengobatannya selesai dilakukan. Bahkan seringkali, kanker meninggalkan beban untuk keluarga pasien.

img_title Ayah Yana Zein Gelar Tahlilan, Sang Ibu Tidak Tahu

Kasus kematian akibat kanker di Indonesia pun dinyatakan semakin meningkat. Diketahui, sekitar 70 persen kematian di dunia pada dua dekade ke depan akibat kanker, diperkirakan terjadi pada negara dengan pendapatan rendah dan menengah. Sehingga, beban ekonomi masih menjadi pokok permasalahan dari angka kanker yang masih tinggi. Meski di Indonesia terdapat asuransi dari pemerintah, seperti program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) namun program tersebut masih dinilai belum cukup.

"Beban ekonomi belum bisa dibebaskan pada pengidap kanker. Meski adanya Jaminan Kesehatan Nasional sudah mulai membantu, namun angka kematian karena kanker masih cukup tinggi," ujar Kepala pusat kajian ekonomi dan kebijakan kesehatan, Prof. dr. Hasbullah, MPH, DrPH saat bicara soal Pelayanan Kanker di Indonesia beberapa waktu lalu.

img_title Tangis ‎Anak Yana Zein Pecah di Depan Pusara Ibunya

Beberapa beban biaya yang mesti ditanggung oleh para pengidap kanker, yakni tagihan rumah tangga, biaya medis, biaya konsultasi, biaya transportasi serta pembelian obat. Terlebih, menurut Hasbullah, sistem pembayaran yang masih belum diawasi dengan baik, membuat biaya pengobatan kanker masih tinggi.

"Seharusnya, sistem JKN itu saat sudah bayar di awal, enggak perlu lagi ada biaya tambahan apa pun. Tapi kenyataannya sekarang, pasien masih dibebani biaya obat yang katanya tidak ditanggung atau kuota biaya yang habis. Ini kan menjadi beban ekonomi lagi," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, tidak hanya perbaikan dari sistem JKN, tapi dari sisi pasien, juga harus memiliki inisiatif untuk mencegah timbulnya beban ekonomi tersebut. Salah satunya yaitu disarankan agar melakukan deteksi dini, guna meminimalisasi perawatan lanjut terhadap kanker di stadium akhir.

"Meningkatkan kesadaran melalui deteksi dini itu penting. Deteksi dini dari diri sendiri maupun pelayanan primer dari dokter umum di puskesmas. Dengan begitu, beban ekonomi bisa ditekan karena dicegah sejak awal," ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut