Kanker Kuras Habis Harta Yana Zein
- VIVA.co.id/M Ali Wafa
Krisis Keuangan
Mengenai biaya pengobatan kanker, sejumlah penelitian di luar negeri pun telah melakukan riset. Dilansir laman Irish Cancer Society menyatakan bahwa, bukan hanya pasien kanker saja yang mengalami krisis keuangan. Bahkan, keluarga pasien juga ikut menderita krisis keuangan saat mereka ikut terlibat menjalani perawatan pasien kanker. Ini merupakan hasil sebuah laporan yang diterbitkan berdasarkan penelitian bertajuk 'The Real Cost of Cancer'.
Sejumlah besar pasien menghadapi penurunan pendapatan yang parah sementara pada saat bersamaan mengeluarkan tagihan tambahan pada berbagai item seperti biaya rumah tangga, parkir, perawatan anak, transportasi, biaya resep, perawatan di rumah sakit, biaya obat bebas, konsultasi kunjungan saat ke dokter, perawatan gigi, fisioterapi serta pakaian dan perawatan pribadi.
Rata-rata pengeluaran ekstra per bulan untuk pasien kanker adalah € 862 atau setara Rp12,8 juta, bahkan untuk pasien dengan kartu kesehatan atau asuransi kesehatan swasta, menurut survei tersebut.
Mereka para penderita kanker pun umumnya sudah tidak bisa lagi bekerja karena penyakit yang dideritanya tak memungkinkan untuk bekerja seperti manusia sehat. Atau bahkan, mereka para penderita kanker biasanya tidak bisa bekerja maksimal hingga akhirnya kehilangan pendapatan akibat kanker.
Pencegahan Dini
Penyakit kaker sendiri sebenarnya bisa disembuhkan, asalkan, gejalanya bisa dideteksi sedini mungkin. Namun yang menjadi masalah, seringkali gejala-gejala kecil tanda bahaya kanker, justru seringkali diabaikan. Padahal sesungguhnya, tanda awal ini tidak boleh disepelekan.
Dilansir Times of India, berikut daftar tanda awal dari lima jenis kanker yang sangat umum. Perlu dicatat bahwa gejala ini menunjukkan bahwa ada sesuatu yang salah dengan mekanisme tubuh kita. Gejala ini, seharusnya dijadikan sinyal, karena tubuh mulai merasa tidak nyaman.
Tanda awal kanker paru-paru
Menurut American Cancer Society, kanker paru-paru tidak menunjukkan gejala apapun sampai menyebar ke bagian tubuh lainnya. Namun, ada beberapa kasus di mana gejala awal dapat terjadi. Gejala-gejala ini meliputi penurunan berat badan yang tiba-tiba, batuk terus-menerus, perubahan suara abnormal atau suara serak, nyeri di dada yang menjadi lebih parah dengan pernapasan dalam, tertawa atau batuk terdengar mengi atau terasa sesak.