Ramai-ramai Jual Mobil Usai Lebaran
- VIVA.co.id/Yasin Fadilah
Selanjutnya... tukar tambah ke tipe yang lebih murah
Selain membeli mobil, ada juga beberapa konsumen yang datang untuk melakukan tukar tambah. Berbeda dari biasanya, mobil yang ditaksir harganya lebih rendah dari mobil yang saat ini dimiliki.
“Ramainya pengunjung dua minggu setelah Lebaran. Tetapi, lebih banyak menjual dan tukar tambah dengan mobil yang harganya lebih murah. Mungkin buat modal, jadi masih dapat uang lebih,” ujar Juragan DaveCar di WTC Mangga Dua, Jakarta Utara, Sunanta.
Soal harga jual mobil bekas, ia memastikan tidak ada pedagang mobil bekas yang menurunkan harga mobil setelah Lebaran. Penurunan harga yang terjadi saat muncul model baru dan pergantian tahun saja.
“Enggak yah, kalau belum ada produk baru, tidak akan turun harga. Kalau pergantian tahun baru, harganya turun, sekitar Rp5-10 jutaan,” ujarnya kepada VIVA.co.id.
Hal serupa diungkapkan Fadli, penggawa Bambu Kuning Motor di kawasan Cipinang, Jakarta Timur. Harga mobil Jepang, yang bekas masih tetap stabil setelah Lebaran. Kata dia, hanya mobil merek Eropa yang mengalami penurunan.
“Kalau Eropa, agak lebih turun sekitar 15 persen, seperti BMW Seri 3 dan Mercedes-Benz C-Class. Biasanya, harga jual mobil Eropa, memang lebih cepat turun dibanding Jepang. Kalau Jepang, biasanya turun di akhir tahun,” jelasnya.
Soal tipe yang paling banyak dicari, pedagang mobil bekas di WTC Mangga Dua, Denny Hartono, mengatakan, saat ini, banyak konsumen yang mencari mobil jenis city car.
"City car masih banyak dicari. Sampai setelah Lebaran ini pun, mobil jenis city car seperti Honda Jazz, Suzuki Swift dan lainnya itu masih bagus jualnya," kata Denny saat ditemui VIVA.co.id.
Hal senada juga diungkapkan penggawa Putra Indonesia Motor di WTC Mangga Dua, Hendry. Menurutnya, mobil di segmen low multi purpose vehicle (MPV) dan city car sehabis Lebaran diserbu konsumen.
"Iya mobil city car dan MPV gitu paling banyak dicari. Habis Lebaran begini, orang malah banyak yang cari bekas daripada saat puasa," tuturnya.