Jeruji Besi untuk Cinta Fidelis

Fidelis Arie Sudewarto mencium anak bungsunya di PN Sanggau Kalimantan Barat. Pria ini divonis 8 bulan penjara karena menanam ganja untuk obat istrinya.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Facebook

Fidelis Arie Sudewarto dan istrinya Yeni Riawati

img_title Peneliti Australia Pelajari Potensi Ganja sebagai Obat Obesitas

FOTO: Fidelis Arie Sudewarto dan istrinya Yeni Riawati/Facebook

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usaha Fidelis pun berbuah hasil. Yeni yang sudah beberapa tahun tak pernah bergerak dan bersuara, tiba-tiba pada Januari 2017, bereaksi. Bak mukjizat, Fidelis mendengar langsung istrinya bernyanyi.

img_title Detik-detik Artis Randa Septian Ditangkap Pakai Ganja di Bali

Perempuan yang tubuhnya sudah habis dimakan penyakit itu seolah 'hidup' kembali. Bahkan menu makanan yang selama ini kerap dimuntahkannya justru lahap dimakan.

Namun tuhan berkehendak lain, praktik pengobatan menggunakan ganja oleh Fidelis rupanya mengundang masalah. Tanaman ganja yang sengaja disemainya di rumah membuat Fidelis dicokok petugas.

img_title Bagaimana Aturan Warga Boleh Tanam Ganja di Thailand

Dalihnya untuk mengobati sang istri tak mempan. Tepat 19 Februari 2017, Fidelis digelandang ke tahanan. Dan yang lebih buruk lagi, 32 hari usai penangkapan itu istri Fidelis meregang nyawa.

Selanjutnya...Ganja untuk Obat, Bisa?

Ganja untuk Obat, Bisa?

Daun ganja.

FOTO: Ilustrasi/Daun Ganja

Di Indonesia, sudah menjadi ketentuan bahwa ganja memang barang haram. Karena itu siapa pun yang bersentuhan dengan ini pasti berhadapan dengan hukum.

Meski begitu, secara medis memang tak terbantahkan jika ganja dan sejenisnya memang bisa menjadi obat dalam kadar tertentu. Peneliti Natural Product and Pharmaceutical Chemistry Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Sofna Banjarnahor bahkan menyebutkan di dalam ganja memang mengandung banyak senyawa aktif.

"Setidaknya ada 113 lebih senyawa. Dari sifatnya ada dua yakni psikoaktif dan nonpsikoaktif," ujarnya.

Senyawa non-psikoaktif sudah banyak diteliti manfaatnya di bidang kedokteran, yakni sebagai antiradang, antikanker pelemas otot, obat epilepsi dan antinyeri. 

Secara umum, lanjut Sofna, senyawa psikoaktif lebih kelihatan mata, misalnya menjadi mudah tidur, selera makan dan membuat mood yang lebih baik. Sedangkan senyawa non-psikoaktif cenderung pada yang tidak kelihatan mata.

Pengembangan Vaksin untuk Virus Zika

FOTO: Ilustrasi/Peneliti

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Riset lain di luar negeri, di Virginia misalnya. Sebuah riset dari Virginia Commonwealth University menemukan bahwa ganja atau mariyuana bisa mencegah serangan epilepsi. Riset ini dipublikasikan dalam  Journal of Pharmacology and Experimental Therapeutics.

Di Amerika Serikat, sejak 10 tahun silam National Eye Institute telah merekomendasikan penggunaan ganja untuk mengurangi gejala Glaukoma. Sebab tumbuhan ini bisa meringankan tekanan pada saraf mata.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut