Reuni SBY dan Megawati di Istana, Akankah Berlanjut?
- ANTARA FOTO/Rosa Panggabean
Dia berharap, Indonesia makin bersatu. Tambah kompak dalam membangun negeri ini menjadi lebih baik lagi. "Insya Allah, 2045 negara kita akan kuat, makin adil, dan makin makmur. Itu saja," tuturnya.
Namun, ketika disinggung apakah sempat bertegur sapa dan mengobrol dengan Megawati di tenda atau di dalam Istana, SBY tidak menjawabnya. Ia terus berjalan, sambil sesekali meladeni permintaan swafoto sejumlah warga yang terus mengikutinya.
Sementara itu, Presiden ketiga RI, BJ Habibie, mengakui semua mantan Presiden RI saling bersalaman satu sama lain. Habibie menganggap pertemuan tokoh yang pernah memimpin negeri ini berdampak positif bagi bangsa. "Kan bagus toh persatuannya," kata Habibie.
Selanjutnya, Jokowi Menyatukan
Jokowi Menyatukan
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy atau Romi, yang turut hadir di dalam Istana Merdeka dan melihat SBY serta Megawati, menyambut baik hadirnya seluruh mantan Presiden RI pada HUT ke-72Â RIÂ di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis 17 Agustus 2017.
Menurut Romi, semua mantan Presiden dan Wakil Presiden saling bersalaman, berfoto bersama, dan saling memberikan dukungan satu sama lain. Meskipun, ini adalah kehadiran perdana SBY di acara HUT RI, setelah Jokowi menjabat Presiden.
"Saya bayangkan, andai ini suasana kenegaraan kita setiap saat, pasti kesejukan dan saling menyokong kemajuan saja yang ada, bukan saling menyindir atau mencaci," kata Romi di Istana Negara.
Politikus Demokrat yang juga putra bungsu SBY, Edhie Baskoro alias Ibas, mengatakan kehadiran ayahnya yang juga Presiden ke-6 RI dalam ulang tahun ke-72 RI, adalah bentuk komitmen tetap membangun Indonesia. SBY punya komitmen yang sangat tinggi dalam menjaga kebhinekaan atau keragaman Indonesia
Menurutnya, semua pemimpin bangsa, pasti memiliki cita-cita untuk memajukan bangsanya. Tak terkecuali SBY, lanjut Ibas, juga punya niat yang sama untuk bangsa dan negaranya.
"Tapi memang terkadang ada pihak pihak tertentu yang sengaja atau mencoba membenturkan soal beliau tidak menginginkan negara kita lebih maju, dan seterusnya,"Â kata Ibas, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis 17 Agustus 2017.
Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR ini melanjutkan, kehadiran SBY pada HUT RI kali ini membuktikan kalau dia ingin turut membangun bangsa. Namun, kata Ibas, komitmen SBY itu tidak bisa diukur hanya dengan kehadirannya di setiap acara-acara kenegaraan.