Menanti Teknologi Bangkit dari Mati

Cryogenic di Alcor
Sumber :
  • Alcor

Sama halnya dengan Berry. Profesor Taruna Ikrar mengatakan jika sel yang yang masih hidup sangat mungkin diawetkan. Namun tidak demikian jika yang sudah tak lagi berfungsi.

img_title Sumbawa Barat Naik Predikat Kabupaten Layak Anak, Buat Program Antistunting hingga Sekolah Surfing

“Sel masih hidup, kemudian diawetkan, bisa hidup dalam waktu lama. Itu secara etik tidak ada masalah,” kata Taruna, ahli pemetaan otak, yang dinobatkan sebagai kandidat Nobel Kedokteran 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

img_title Kasus Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Cs Bikin Geger, Ini Pernyataan 5 Menteri Kabinet Merah Putih

1.000 Orang Minta Dihidupkan Kembali

Istilah Cryogenic telah ada sejak 1967dan semakin diyakini kecanggihannya sampai kini. Dasarnya hanya karena mereka diiming-imingi teknologi canggih di masa depan yang akan mampu membuat manusia bangkit kembali. Dengan demikian, siapa juga yang tak ingin bertemu kembali dengan kekasih hati di masa depan? Atau buah hati yang sangat disayangi? Tidak heran jika saat ini, menurut data CNBC, ada 1.000 orang yang telah mendaftar agar jasadnya diawetkan saat mati nanti. Padahal biaya pengawetan yang dibayarkan ke Alcor tidak murah, sekitar US$200.000.

img_title TNI Sisir Persembunyian OPM dari Udara, Panglima Kogabwilhan III Sampai Turun Langsung Operasi

Alcor, sebuah perusahaan terbesar, berbasis di Scottsdale, AS, yang menyediakan jasa pengawetan mayat dengan cara dibekukan dalam tabung dengan menggunakan nitrogen liquid. Para pendiri dan ratusan anggota yang telah mendaftar itu berharap bisa dibekukan untuk dapat dihidupkan kembali di masa depan, 50 atau 100 tahun kemudian. Padahal, saat didirikan pada 1986, sudah ada 67 anggota yang mendaftar, termasuk sang pendiri, Max More.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mereka berpendapat jika teknologi pengobatan semakin hari semakin berkembang. Mereka yakin, setelah meninggal, bisa hidup kembali di masa depan. Saya merasa, masa depan adalah tempat yang sangat layak sehingga saya ingin sekali berada di sana saat itu. Saya ingin terus hidup, menikmatinya dan terus berproduksi," ujar More, seperti dikutip dari BBC.

Ribuan orang telah mendaftar dan rela membayar biaya keanggotaan tahunan sekitar US$770 saat mereka masih hidup. Ketika saatnya tiba mereka mati dan mulai untuk diawetkan, prosesnya memakan biaya sekitar US$80.000 hanya untuk mengawetkan otak, sedangkan untuk mengawetkan seluruh tubuh, mencapai US$200.000 per tahun.

Uang tersebut akan digunakan Alcor untuk biaya operasional pengawetan setiap hari, selama waktu yang tidak ditentukan. Mereka juga harus menandatangani kontrak agar diizinkan untuk membawa ke 'tempat peristirahatan terakhir di Alcor, bukan di kuburan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut