Menanti Teknologi Bangkit dari Mati
- Alcor
Proses Cryopreservation
Proses yang dilakukan Alcor adalah menunggu anggota mereka yang sedang sekarat sampai benar-benar meninggal. Tim yang diberi nama 'standby team' ini akan menunggu di samping pasien sampai dinyatakan meninggal. Ketika pasien sudah dinyatakan meninggal, proses pengawetan pun dimulai. Proses dilakukan di tempat tidur es di Alcor, kemudian pasien diselimuti es sekujur tubuhnya.
Alcor menggunakan resusitator ke organ hati untuk membuat darah tetap mengalir ke seluruh tubuh mayat. Berbagai cara juga dilakukan agar sel dalam tubuh tidak rusak pasca meninggal. Ini dilakukan untuk membiarkan sel-sel dalam tubuh tidak rusak dan bisa berfungsi saat dihidupkan kembali ketika saatnya tiba.
Dalam sejarahnya, manusia pertama yang melakukan pengawetan ala cryo ini terjadi pada 1967. Pada 2014, sudah ada 250 orang yang diawetkan di Amerika saja, sedangkan 1.500 orang lainnya tinggal menunggu kematian untuk bisa diawetkan. Sedangkan fasilitas cryopreservation saat ini terdaftar ada empat, yakni tiga berlokasi di Amerika dan satu di Rusia.
Menurut Futurism, temperatur yang boleh digunakan untuk melakukan cryopreservation adalah -100 derajat Celsius atau titik terdingin yang bisa dijangkau, sama dengan 0 Kelvin, atau -273 derajat Celsius atau -459 derajat Celsius.
Sayangnya, meski telah 50 tahun beroperasi, belum ada satupun pasien yang benar-benar dibangkitkan karena teknologinya pun belum ditemukan. Namun begitu, optimisme tetap terpancar dari para anggota Alcor, termasuk sang pendiri, karena suatu saat, teknologi itu pasti akan ditemukan.
"Memang tidak ada aturan fisika fundamental yang bisa memperbaiki jaringan tubuh saat sudah meninggal. Ini memang bukan perjalanan waktu tapi ilmu pengetahuan terkait regenerasi jaringan tubuh yang terus meningkat. Meskipun tidak ada orang yang tahu kapan mereka bisa membangunkan pasien-pasien ini nantinya. Kami juga tidak tahu teknologi perbaikan apa yang akan digunakan nanti. Maka dari itu kami terus menunggu dalam beku," kata More optimis.