Putar Satelit Mati ATM

Satelit Telkom 1 atau A2100 buatan Lockheed Martin.
Sumber :
  • www.lockheedmartin.co.uk

Sekretaris Perusahaan PT Bank Mandiri Tbk, Rohan Hafas mengungkapkan, sampai Senin petang, jaringan ATM offline atau yang terkena dampak tinggal 496 unit ATM di berbagai daerah, atau hanya 3 persen dari total seluruh ATM yang dimiliki. Sebelumnya, ATM Bank Mandiri yang terdampak gangguan satelit mencapai 2 ribu ATM. 

img_title Satelit Telkom 4 Diluncurkan Mei 2018

Ilustrasi Pengguna layanan Anjungan Tunai Mandiri (ATM)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pentingnya backup

img_title Layanan T1 Pulih Total, Menkominfo Lapor ke PBB

Menanggapi dampak gangguan satelit itu, Executive Director dan Chief of Communication Indonesia ICT Institute, Heru Sutadi menilai hal ini harus menjadi pelajaran bagi Indonesia. 

Menurutnya, dengan kejadian ini bank harus memiliki jaringan backup. Ini untuk mengantisipasi saat satelit yang dipakai mengalami gangguan.  

img_title Tiga Solusi Pulihkan Satelit Telkom 1

"Tentunya harus ada SOP bagaimana mitigasi dilakukan," ujarnya kepada VIVA.co.id. 

Dalam hal absennya SOP mitigasi kejadian gangguan, biasanya bank akan kelimpungan saat terjadi satelit rusak. Apalagi terbatasnya transponder maka sering dialihkan ke satelit asing.

Pengajar Universitas Multimedia Nusantara itu mengatakan memang untuk menyiapkan backup jaringan, yang tersedia beberapa opsi. Bisa backup berupa satelit, seluler, atau pun kabel. 

Heru mengakui, memang biayanya sama mahalnya dengan jaringan utama yang dipakai perbankan. Tapi langkah ini, menurutnya, perlu ditempuh untuk menekan dampak yang terjadi saat satelit mengalami kendala. Minimal, kata dia, sistem ATM tetap berfungsi. 

Soal solusi penanganan masalah satelit Telkom 1, Heru menilai berdasarkan keterangan Telkom, dia yakin satelit tersebut masih dalam orbit. 

"Tinggal tilting antena secara remote saja. Hanya worst case perbaikan pointing tidak bisa dilakukan remote sehingga arah antena tetap salah dan komunikasi tidak bisa dilakukan," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepada Telkom, Heru menyarankan, BUMN telekomunikasi itu segera menyiapkan pengganti satelit Telkom 1 yang sudah melewati usia produktif sejak diluncurkan pada 1999. 

"Usia satelit rata-rata 15 tahun. Tetapi, kalau sewaktu peluncuran tidak ada kendala dan selama operasional aman, bisa nambah beberapa tahun. Tetapi, kalau misal di awal ada kendala, dan saat operasional ada kendala maka akan berkurang pula umurnya," jelasnya. (asp)

Peluncuran BRI Satelit Mengorbit Untuk Melayani Negeri (Sumber: Arianespace, ESA & CNES).

Daftar Satelit Indonesia yang Sukses Diorbitkan Arianespace

Telkom tercatat paling banyak meluncurkan satelit.

img_title
VIVA.co.id
4 Oktober 2018
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut