Tawaran Mobil Antipeluru untuk Jokowi
- VIVA.co.id/Pius Mali
Selanjutnya, Mobil antipeluru tawaran BMW
BMW Tebar Pesona
Peluang rupanya ditangkap matang BMW. Seteru abadi Mercedes-Benz itu mulai bermanuver dengan membuka pintu lebar-lebar bagi pemerintah jika jenama asal Jerman itu siap dipilih untuk menghadirkan mobil Presiden Republik Indonesia. BMW bahkan menjemput bola dengan memberi penawaran khusus bagi pemerintah.
Maklum saja, BMW terlihat ambisi, karena selama ini mobil kepresidenan Indonesia selalu melekat dengan merek Mercedes-Benz.Â
Menurut Vice President Corporate Communications BMW Indonesia, Jodie O'Tania, perusahaan sudah mengajukan penawaran agar BMW digunakan sebagai mobil dinas presiden. "Bicara soal kendaraan presiden, prosesnya ada di Sekretariat Negara. Kami sudah masukkan proposal untuk program ini, artinya sudah dilakukan (pengajuan)," kata Jodie di Jakarta.
Model yang disodorkan yakni seri 7, alias versi termewah yang diproduksi BMW saat ini. BMW siap membuat khusus mobil tersebut agar sesuai dengan kebutuhan kepala negara. Lantas, apa saja kelebihan yang ditawarkan?
BMW seri 7 khusus presiden rupanya bukan sekadar mobil mewah belaka. Karena akan dibuat khusus dan coba menjamin hayat kepala negara tetap di kandung badan. Seperti melindungi dari serangan senjata jenis AK 47, senjata kaliber 44 Magnum, hingga peledak. Eksteriornya juga siap didesain sedemikian rupa untuk melindungi penumpang hingga perlindungan ke bagian tangki bahan bakar.Â
“Dari segi ban sudah disesuaikan dengan spesifikasi Security Plus dan juga untuk fuel tank bisa menutup sendiri, juga ada alat komunikasi dalam kendaraan yang memungkinkan penumpang dan pengemudi berkomunikasi tanpa dia harus keluar dari kendaraannya. Jadi memang fiturnya sangat lengkap untuk menjamin keamanan," kata dia lagi.
Tetapi keputusan tetap lah kembali ke pemerintah, apakah mau melirik apa yang ditawarkan BMW dengan segala diferensiasinya atau tidak. "Proses pitching dibuka pada periode tertentu, dan kami sudah memberikan penawaran. Tapi sekali lagi, keputusan dikembalikan lagi kepada Pemerintah Indonesia. Yang bisa kami lakukan adalah menginformasikan fitur apa yang ada di kendaraan BMW dan penawaran sudah diberikan," ujarnya.
Menjadi mobil kenegaraan sebenarnya bukan hal baru bagi BMW. Sebab, sudah banyak kepala negara di dunia yang menggunakan produk yang ditawarkan pada Jokowi. Sebut saja Pemerintah Austria, begitu pula halnya dengan perdana menteri Bangladesh yang lebih menggemari BMW seri 7.