Tawaran Mobil Antipeluru untuk Jokowi
- VIVA.co.id/Pius Mali
Presiden Republik Rakyat China juga menggunakan BMW seri 7, kendati turut memiliki mobil dinas lain dari Mercedes-Benz. Selain itu, BMW seri 7 juga dilirik perdana menteri India, serta kepala kementerian di Malaysia.
Selanjutnya, Mobil Presiden RI dari masa ke masa
Mobil Presiden RI masa ke masa
Mercedes-Benz memang lama melekat bagi petinggi bangsa ini. Tengok saja sejak zaman Soeharto, B.J. Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono hingga Jokowi, kompak memilih Mercedes-Benz. Kiprahnya moncer seiring stigma kokoh yang digaungkan pemimpin negeri sebelum-sebelumnya.
Seperti diolah dari berbagai sumber, pada era Soekarno, sang pemimpin besar revolusi, memilih menggunakan Buick-8 Limited Edition lansiran 1939, mobil bermesin delapan silinder dengan kapasitas 5.247cc. Bukan hasil membeli, melainkan dimintakan oleh Ketua Barisan Banteng, Sudiro, kepada pemiliknya agar berkenan mempersembahkan untuk dijadikan mobil dinas kepresidenan.
Soekarno juga pernah menggunakan beberapa mobil lain sebagai kendaraan dinas, seperti Cadillac 75, Mercedes-Benz 600, GAZ 13, Zil 111, Lincoln Cosmopolitan, dan Chrysler Imperial. Untuk ZIL 111, mobil itu merupakan racikan Uni Soviet keluaran 1958 dan merupakan hadiah untuk Soekarno.
Pada era Soeharto, banyak mobil kedinasan yang telah digunakan. Mengingat penguasa Orde Baru itu memimpin negeri selama 32 tahun. Di awal masa jabatan, Soeharto menggunakan Cadillac DeVille Series 70 Fleetwood Limousine pada 1966.
Mobil itu dibekali dapur pacu 7.025cc OHV V8 dengan tiga tingkat percepatan otomatis Turbo-Hydramatic 400. Pada 1971, Soeharto menggantinya dengan Cadillac DeVille Series 75 Fleetwood Limousine, yang memiliki kapasitas mesin lebih besar, 7.729cc OHV V8.
Pada 1975, Soeharto lalu kepincut dengan Mercedes-Benz W116 lansiran 1975, dan diganti lagi pada 1987 dengan Mercedes-Benz W126 Eagle 500SEL. Mobil ini juga tak kalah canggih, karena digunakan sejumlah pemimpin dunia seperti Presiden Amerika Serikat ke-42 Bill Clinton dan Ratu Inggris Elizabeth.
Kaca dan bodi mobil itu juga antipeluru. Mobil tersebut belakangan dibawa ke museum Mercedes-Benz di Stuttgart, Jerman.
Pada 1994, Soeharto mengganti dengan Mercedes-Benz W140 S600 yang kemudian lebih sering digunakan sebagai mobil kepresidenan di masa-masa akhir jabatannya. Mobil tersebut dilengkapi fitur keamanan mumpuni standar pemimpin dunia, yakni kaca dan bodi antipeluru.