Katalog 'Gadis-gadis' Alexis yang Bikin Geger
- VIVA.co.id/Mohammad Yudha Prasetya
Kehilangan pekerjaan hingga nyaris gagal menikah
![]()
Shinta Bebi tak bisa menutupi kemarahannya saat melaporkan kasus pencatutan nama dan fotonya di Katalog Alexis. Ia sangat geram dan tak bisa menahan emosi. Maklum, selain merasa dipermalukan dan nama baiknya tercemar, kasus ini berdampak pada kariernya sebagai artis. Katanya, ia mengalami kerugian secara moral dan materiil. Karena namanya dicatut di dalam katalog tersebut, sampai harus kehilangan pekerjaannya.
"Tadinya syuting tanggal 8 (November), tapi enggak jadi. Jadi saya di sini untuk melaporkan atas kerugian yang ada, termasuk soal pekerjaan itu, dan yang mencemarkan nama baik saya," ujarnya dengan nada kesal.Â
Selain itu, ia nyaris gagal menikah karena katalog yang menghebohkan tersebut. Shinta mengaku sangat malu kepada pihak keluarga calon suaminya. Maka dia mengaku sangat ingin mengonfirmasi jika hal itu hanyalah hoaks semata.
"Itu jelas mengganggu sekali. Sama calon suami dan terutama kepada calon mertua saya. Makanya saya mau konfirmasi kalau ini enggak benar," kata Shinta. Untungnya, calon suaminya lebih percaya kepada dirinya, sehingga merasa lebih tenang.
Senada dengan Shinta, Widuri juga harus gigit jari karena kehilangan kontrak iklan. Sejumlah kontrak iklan yang sudah ditandatangani ada yang dihentikan atau dibatalkan karena kasus tersebut.Â
"Ada beberapa iklan yang menghentikan kontrak dengan Widuri. Dan ada juga beberapa yang pending sambil menunggu klarifikasi dan kejelasan terkait kasus ini. Nah, hal ini, kan jelas merugikan Widuri," ujar kuasa hukum Widuri, Krisna Murti.Â
Selain itu, Widuri mengaku kalau beberapa kontrak iklan dan pekerjaan lainnya juga ditunda, sampai ada kejelasan terkait masalah ini dari segi hukum. "Banyak kerjaan menjadi pending dan butuh kejelasan hukum atas kasus ini," kata Widuri
Namun, dampak terberat yang dirasakan Widuri terkait masalah ini adalah pihak keluarga besarnya. Terlebih lagi ibundanya yang dinilai sangat syok.Â
"(Dampak) Yang utama ya itu ada di keluarga. Bayangkan aja bagaimana ibu saya yang melahirkan saya, sampai melihat anaknya di katalog seperti itu. Kan memalukan," ujar Widuri.