Restu Anies di Bentala Monas
- VIVA.co.id/Isra Berlian
Selanjutnya, sekilas Monas>>>
Sekilas Monas
Pembangunan Monas dilakukan di era pemerintahan Presiden Soekarno. Dikutip dari laman jakarta.go.id, untuk membangun Monas diadakan sayembara rancangan Monas lebih dulu, pada 17 Februari 1955 hingga Mei 1965. Terpilih sebagai peserta terbaik, yaitu F. Silaban. Namun, ia tidak mampu memenuhi syarat pembentukan tugu.Â
Adapun bentuk tugu yang diinginkan panitia, yaitu mencerminkan kepribadian Indonesia, karya budaya yang menimbulkan semangat patriotik, tiga dimensi, tidak rata, menjulang tinggi, terbuat dari beton, besi, dan batu pualam, serta bisa tahan 1.000 tahun.Â
Panitia lantas mengeluarkan sayembara ulangan pada 10 Mei 1960 hingga 15 Oktober 1960. Namun, dari 222 orang dan 136 rancangan belum juga ada yang memenuhi kriteria. Lantaran itu, Presiden Soekarno sebagai ketua juri lantas menunjuk arsitek Soedarsono dan F. Silaban untuk membuat rencana rancangan Tugu Nasional.Â
Berlokasi di tengah lapangan Medan Merdeka, pemancangan tiang pertama Monas dilakukan pada 17 Agustus 1961. Pembangunan selesai pada 1975.
Monas terbagi atas beberapa bagian, yakni Pintu Gerbang Utama, Ruang Museum Sejarah, Ruang Kemerdekaan, Pelataran Cawan, Puncak Tugu, Api Kemerdekaan, Badan Tugu. Seluruh ukuran yang terdapat dalam Tugu Nasional disesuaikan dengan Hari Kemerdekaan RI, yaitu 17 Agustus 1945. (asp)