Kontroversi Aksi Menantang Maut Demian
- instagram.com/edison_wardhana
Mantan suami Kalina Oktarina ini menambahkan bahwa seandainya insiden itu gimmick, ia akan sangat marah dengan Demian.
"Kalau benar dia melakukan gimmick, ini kelewatan dan saya membencinya. Tapi kalau benar kejadian, saya merasa sangat prihatin dan semoga asistennya itu cepat sembuh," ujar ayah satu anak ini.
Hal senada juga diungkapkan pesulap Rhomedal Aquino. Ia menyesalkan apa yang terjadi dalam insiden The Death Drop yang dilakukan Demian baru-baru ini. Rhomedal yang juga kontestan The Master , season 1 itu meyayangkan mengapa Demian menggunakan peran pengganti dalam hal tersebut.
"Dari saya pribadi, prihatin, sedih. Sebagai pesulap metodenya itu terlalu berisiko. Ada trik yang lebih aman. Intinya, jangan menaruh manusia di dalam kotak," ujarnya saat dihubungi VIVA.
Tahun lalu, pria yang juga menjabat sebagai Kepala Humas Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia pernah melakukan aksi serupa. Bedanya, Rhomedal tak meletakkan dirinya dalam kotak maut tersebut.
"Secara teori sama, tapi packaging-nya berbeda. Saya kemas dengan teatrikal. Menggunakan 5 penari, dan 5 penari itu akan hilang dan muncul di tempat yang berbeda," ungkapnya.
Sebagai sesama pesulap Rhomedal meyayangkan apa yang terjadi. Padahal ia tahu betul bagaimana telitinya seorang Demian dan bagaimana kecintaannya kepada sulap.
"Gue tahu kelasnya dia. Dia yang detail tapi hal ini terjadi sama dia, gue juga kurang paham karena apa?," ujarnya.
Nasib pemeran pengganti
Insiden atraksi berbahaya Demian, membuat Echon, yang diduga sebagai stuntman pesulap tersebut mengalami luka parah dan, dirawat di ruang ICU di sebuah rumah sakit di bilangan Jakarta Barat. Kasus ini membuat dunia sulap Indonesia menjadi tercoreng dan disorot tajam. Terutama, yang menjadi perhatian adalah perlukah adanya stuntman dalam aksi sulap? Dan bagaimana perlindungannya?
Hal ini juga menarik perhatian Deswyn Pesik, Koordinator Stunt Fighter Community (SFC). Dalam wawancaranya dengan VIVA, Senin 4 Desember 2017, Deswyn mengungkapkan bahwa nasib menjadi pemeran pengganti memang tak seindah yang dibayangkan. Risiko pekerjaan sangat tinggi, namun tidak ada apresiasi bagi para pemeran pengganti tersebut.