Pungli Jenazah Seventeen, Prabowo-PDIP dan Pemimpin Doa Mbah Moen

Band Seventeen
Band Seventeen
Sumber :
  • Instagram @ifanseventeen

VIVA – Publik Tanah Air penasaran dengan kabar terbaru dari band Seventeen. Delapan bulan insiden Tsunami Banten berlalu, ternyata perwakilan Seventeen menjadi korban pungutan liar alias pungli pengurusan jenazah tiga personel dan kru mereka. 

Awalnya manajemen Seventeen mengira biaya yang dikenakan merupakan biaya pengurusan, padahal itu adalah pungli. Manajemen Seventeen mengaku total menyerahkan Rp21 juta untuk mengurus jenazah rekan mereka di rumah sakit di Serang, Banten. 

Selain kabar Seventeen, politik Tanah Air sedang tersedot perhatiannya pada Kongres PDIP V di Bali. Kongres kali ini terasa istimewa, sebab Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, hadir memenuhi undangan partai berlambang banteng bermoncong putih tersebut. 

Kehadiran Prabowo disambut meriah oleh peserta kongres. Pada kongres tersebut juga hadir Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. 

Penangkapan sejumlah pejabat negara pada Rabu malam sampai Kamis dini hari menjadi perhatian publik. KPK menangkap tangan operasi yang terkait dengan suap impor bawang. 

Polemik siapa yang memimpin doa saat pemakaman KH Maimun Zubair membuat publik penasaran. Kepala Derah Kerja Mekah, Subhan Cholid menjelaskan tidak pernah mengucapkan kalimat yang kemudian jadi meme di media sosial. Menurutnya, pernyataan yang dia sampaikan kepada media waktu itu sebatas pada saat jenazah Mbah Moen diberangkatkan dari rumah sakit ke Wisma Daker Mekah, dan lanjut disalatkan di Masjidil Haram.

Berikut lima berita terpopuler VIVA.co.id sepanjang Kamis 8 Agustus 2019: