Puasa Tapi Tidak Salat? Ini Penjelasan Buya Yahya

Prof. KH.Yahya Zainul Maarif atau Buya Yahya
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, VIVA – Fenomena seseorang yang menjalankan puasa namun meninggalkan salat kerap menjadi perbincangan, terutama saat bulan Ramadhan. Banyak yang mempertanyakan, apakah puasa tetap bernilai jika salat lima waktu tidak dikerjakan? Menjawab hal tersebut, Buya Yahya memberikan pandangan yang menyejukkan sekaligus tegas.

img_title Apakah Sah Berpuasa saat Hari Maulid Nabi? Begini Penjelasan Hukumnya

Menurut Buya Yahya, dalam kehidupan beragama tidak ada manusia yang benar-benar sempurna dalam menjalankan ibadah. Setiap orang memiliki kekurangan masing-masing. Karena itu, sikap terbaik bukanlah menghakimi, melainkan mendoakan dan membimbing dengan cara yang baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tidak ada orang sempurna dalam beribadah. Ada orang nanti salat lima waktu tapi tiba-tiba tidak puasa masih lumayan Alhamdulillah masih salat lima waktu. Yang repot sudah nggak salat nggak puasa,” kata Buya Yahya yang dikutip dari YouTube pada Selasa, 24 Februari 2026. 

img_title Ternyata Istigfar Bisa Jadi Jalan Datangnya Rezeki? Begini Penjelasan Buya Yahya

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya tidak mudah memvonis atau merendahkan orang lain yang belum sempurna dalam beribadah.

“Jadi kalau kita melihat orang semacam itu bukan langsung kita vonis mereka itu langsung hina, bukan. Kita doakan semoga berkat salat, berkat puasanya dia sempurna melakukan salat,” katanya lagi. 

img_title Buya Yahya Ungkap Jenis Mimpi dalam Islam dan Artinya

Dalam pandangannya, salat memang memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam Islam. Bahkan, meninggalkan satu kali salat saja merupakan dosa besar di sisi Allah SWT.

“Memang satu salat yang ditinggalkan gede dosanya di hadapan Allah, maka kita doakan jangan sampai dia meninggalkan salat lagi, bahaya ini di hadapan Allah. Cukup satu salat yang ditinggalkan cukup untuk masuk neraka jahanam. Apakah kita rela saudara kita masuk neraka?” tegasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, pendekatan yang dianjurkan bukanlah mencaci, melainkan mendoakan agar yang bersangkutan semakin baik dalam ibadahnya.

“Maka kalau ada orang seperti itu bukan untuk kita caci, akan tetapi masih kita perlu bersyukur kepada Allah Alhamdulillah masih puasa, masih ada kebaikan yang dilakukan itulah cara pandang yang semestinya,” tegasnya lagi. 

KH Yahya Zainul Ma'arif atau Buya Yahya

Baju Bekas Jadi Lap Bisa Bikin Rezeki Seret? Ini Penjelasan Buya Yahya

Buya Yahya menjelaskan apakah baju bekas yang dijadikan lap bisa menyempitkan rezeki. Menurutnya, masalahnya bukan pada lap, tetapi cara menghargai nikmat.

img_title
VIVA.co.id
2 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut