Khutbah Jumat: Pentingnya Memiliki Pemimpin Menjunjung Adab
- U-Report
Akhlak pemimpin yang Kedua adalah Menjalin Kerjasama. Dalam pidatonya, Khalifah Abu Bakar mengatakaan:
وَاِنْ اَحْسَنْتُ فَأَعِيْنُوْنِى
Bila aku berlaku baik, bantulah aku”.
Salah satu kunci keberhasilan adalah Kerjasama. Kerjasama yang harus dijalin antar pemimpin dengan rakyat adalah kerjasama dalam kebaikan dan taqwa sebagaimana yang ditentukan Allah swt dalam firman-Nya:
وَتَعَاوَنُوْا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلاَ تَعَاوَنُوْا عَلَى الاِثْمِ وَالْعُدْوَانِ
Tolong menolonglah kamu dalam kebaikan dan taqwa dan jangan tolong menolong dalam dosa dan permusuhan (QS Al Maidah [5]:2).
Dalam sejarah Islam, bahkan dalam suatu peperangan yang kemudian disebut dengan perang Khandak, Rasulullah saw menerima dan melaksanakan pendapat Salman Al Farisi untuk mengatur strategi perang dengan cara menggali parit.
Kaum Muslimin Rahimakumullah
Akhlak Ketiga seorang pemimpin adalah senantiasa mengharap Kritik Dan Saran. Seorang pemimpin, karena kedudukannya yang tinggi dan mulia dihadapan orang lain, iapun mendapatkan penghormatan dari banyak orang, kemana pergi selalu mendapatkan pengawalan yang ketat dan setiap ucapannya didengar orang, sedangkan apapun yang dilakukannya mendapatkan liputan media massa yang luas. Dari sinilah banyak pemimpin sampai mengkultuskan dirinya sehingga ia tidak suka dengan kritik dan saran. Hal itu ternyata tidak berlaku bagi Khalifah Abu Bakar, maka sejak awal kepemimpinannya, ia minta agar setiap orang mau memberikan kritik dan saran dengan membetulkan setiap kesalahan yang dilakukan, Abu Bakar berpidato dengan kalimat:
وَاِنْ اَسَأْتُ فَقَوِّمُوْنِى
“Bila aku bertindak salah, betulkanlah”.
Suatu kali Umar bin Khattab ketika menjadi Khalifah mendapat kritik yang tajam dari seorang ibu yang sudah lanjut usia bernama Shafiyah. Kebijakan itu adalah larangan memberikan mahar atau mas kawin dalam jumlah yang banyak, karena bila tradisi itu terus berkembang hal itu bisa memberatkan para pemuda yang kurang mampu untuk bisa menikah.
Shafiyah mengatakan dengan tegas: “Wahai Khalifah,kami para wanita tidak menuntut laki-laki agar membayar maskawin dengan harga yang mahal, tapi bila mereka mau dan mampu, mengapa harus dihalangi dengan kebijakan itu?.”
Umar kemudian mengatakan: “Ibu ini benar dan Umar salah.”
Jamaah Jumat Yang Berbahagia.
Keempat yang merupakan akhlak seorang pemimpin adalah Berkata Dan Berbuat Yang Benar. Dalam pidato sebagai khalifah, Abu Bakar menyatakan: