Buya Yahya Ungkap 3 Cara Memohon Doa Agar Hujan Turun

Buya Yahya.
Sumber :

Jakarta, VIVA – Ketika hujan tak kunjung turun dan persediaan air mulai berkurang, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa serta mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salah satu ikhtiar yang dapat dilakukan adalah menjalankan amalan sunnah untuk memohon turunnya hujan. Buya Yahya mengungkapkan tiga cara yang bisa diamalkan umat Islam sebagai bentuk ikhtiar memohon rahmat Allah SWT.

img_title Buya Yahya Ungkap Cara Menghadapi Stres dan Depresi, Kuncinya Jangan Berprasangka Buruk kepada Allah

Dalam penjelasannya, Buya Yahya mengingatkan bahwa memohon hujan tidak hanya dilakukan melalui satu cara. Ada beberapa amalan yang dapat dikerjakan, mulai dari berdoa setiap saat hingga melaksanakan salat istisqa. Seluruh ikhtiar tersebut perlu disertai keyakinan dan sikap berserah diri kepada Allah SWT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3 Cara Memohon Hujan Turun Menurut Buya Yahya

img_title Siap-siap Bawa Payung! Jakarta Diprakirakan Bakal Hujan pada Sore Hari

Berikut tiga cara yang disampaikan Buya Yahya untuk memohon turunnya hujan, melansir dari kanal YouTube-nya. 

1. Memperbanyak Doa agar Hujan Segera Turun

img_title Daftar Wilayah dari Sumatera hingga Papua yang Diprakirakan Diguyur Hujan Ringan pada Senin

Cara pertama yang dianjurkan adalah memperbanyak doa kepada Allah SWT agar hujan segera diturunkan. Doa dapat dipanjatkan kapan saja, terutama ketika kondisi lingkungan sedang mengalami kekeringan dan masyarakat membutuhkan pasokan air.

Melalui doa, umat Islam dapat menyampaikan harapan sekaligus memohon pertolongan Allah SWT. Ikhtiar ini juga menjadi pengingat bahwa manusia memiliki keterbatasan dan senantiasa membutuhkan rahmat-Nya.

Buya Yahya menjelaskan dalam transkrip ceramahnya, "Yang pertama adalah berdoa setiap saat minta diturunkan hujan."

2. Membaca Doa Memohon Perlindungan dari Bala

Cara kedua adalah membaca doa untuk memohon perlindungan dari musibah dan berbagai kesulitan. Berdasarkan penjelasan Buya Yahya, amalan ini dapat dilakukan pada rakaat terakhir dalam salat.

Ia menyampaikan bahwa umat Islam dianjurkan membaca doa agar dijauhkan dari bala atau bencana. Amalan tersebut menjadi salah satu bentuk permohonan kepada Allah SWT agar masyarakat diberikan keselamatan dan terhindar dari kesulitan yang muncul akibat kondisi alam.

"Yang kedua adalah setiap salat di rakaat akhir dia membaca agar diangkat dari malapetaka dan bala."

3. Melaksanakan Salat Istisqa

Cara ketiga adalah melaksanakan salat istisqa, yaitu salat sunah yang dikerjakan untuk memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan. Salat ini menjadi salah satu bentuk ikhtiar yang dianjurkan ketika masyarakat menghadapi kekeringan.

Buya Yahya menjelaskan bahwa salat istisqa merupakan amalan sunah yang dapat dilakukan sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT. Setelah menjalankannya, umat Islam diminta untuk tetap berserah diri dan berharap agar rahmat Allah segera datang.

"Kemudian yang ketiga dengan cara seperti ini tadi kita laksanakan salat istisqa salat istisqa adalah sunnah. Setelah itu serahkan kepada Allah,” jelasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain menjelaskan ketiga cara tersebut, Buya menekankan bahwa hasil dari setiap ikhtiar harus diserahkan kepada Allah SWT. Manusia dapat berdoa dan menjalankan amalan sunah, tetapi turunnya hujan tetap berada dalam kehendak-Nya.

"Kalau seandainya belum diturunkan hujan, rahmat turun hujan rahmat akan turun kepada kita, pahala akan diberikan kepada kita. Harapannya setelah itu akan diturunkan hujan,” jelasnya lagi. 

Buya Yahya.

Jangan Langsung Tidur Setelah Subuh, Buya Yahya Ungkap Kerugian yang Bisa Dialami

Buya Yahya menjelaskan hukum tidur setelah Subuh dan keutamaannya. Kebiasaan ini disebut dapat membuat seseorang kehilangan kesempatan memperoleh keberkahan rezeki.

img_title
VIVA.co.id
4 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut