Richard Lee Minta Maaf Soal Viral VN ke Elia, Ustaz Derry Sulaiman: Kita Maafkan Dia

Richard Lee
Sumber :
  • Tangkapan layar

JAKARTA – Sosok dr. Richard Lee kembali menjadi sorotan publik. Hal ini menyusul dengan viralnya voice note (VN) diduga suara dokter Richard Lee kepada ke Elia Myron di media sosial. 

Amalan Baik Pada Malam Nisfu Syaban yang Jatuh Pada 24 Februari

Di dalam voice note tersebut yang viral, mulanya Richard Lee memuji kehadiran Elia di podcastnya. Pria tersebut juga menyebut bahwa podcastnya itu secara tidak langsung membuat Elia menjadi pewarta Injil. 

“Shalom Elia. Elia podcastmu ditempatku itu keren banget loh. Secara enggak langsung kamu menjadi pewarta Injil dan banyak yang belain kamu sebenarnya,” demikian bunyi VN yang diduga dari Richard Lee yang viral di media sosial.

Tertawa Melihat Kondisi Kartika Putri, dr Richard Lee: Semoga Bukan Azab Ya

Tak hanya itu saja, suara yang diduga adalah Richard Lee itu juga mengucapkan terima kasih lantaran podcastnya itu bisa menyentuh angka 3 juta viewers.

“Jadi aku senang banget sih, konten gue tuh sampai ditonton 3,1 juta viewer lho, luar biasa banget,” ujar pria yang diduga Richard Lee.

Muslim Tapi Tidak Pernah Sholat, Akhirnya Ganti Agama

Ramainya VN yang diduga Richard Lee di media sosial itu membuat ustaz Derry Sulaiman angkat bicara. Melalui unggahannya di akun TikTok miliknya, Ustaz Derry mengaku bahwa Richard Lee sempat menghubunginya dan menjelaskan masalah tersebut dan meminta maaf.

“Baru saja dokter Richard Lee telepon saya menjelaskan tentang voice note yang viral. Pertama dia minta maaf karena sudah bikin heboh,” ujar dia.

Lebih lanjut diungkap ustaz Derry bahwa dr. Richard Lee bahwa VN yang viral tersebut dikirim melalui ponsel team Richard Lee. Dia juga menyebut bahwa Richard Lee membujuk Elia untuk datang ke podcast miliknya. 

“Yang kedua diceritakan kenapa voice note itu dia kirimkan ke Elia, Mas Elia. Sebetulnya bukan melalui handphone beliau, karena tim manajemennya dokter Richard Lee mengundang Elia untuk datang dia tidak mau datang,”ujar ustaz Derry. 

Lebih lanjut dijelaskan ustaz Derry bahwa banyak konten Elia yang mengusik umat Islam. Mulai dari Elia yang menyebut Nabi Muhammad Palsu hingga meminta Kementerian Agama untuk merevisi Al Quran. Lantaran konten tersebut Ustaz Derry menilai bahwa Elia ketakutan. Sehingga enggan untuk datang ke podcast Richard Lee.

“Dalam konten-kontennya di TikTok dia terlalu banyak mengusik tentang Islam yang mengusik agama kita, dia bilang Nabi kita palsu, dia bilang Alquran kita palsu, suruh Departemen Agama (Kementerian Agama) merevisi, mereformasi penafsiran Alquran, jadi seperti nya dia sedang ketakutan Elia ini,” ujar dia.

Maka dari itu, kata Ustaz Derry Sulaiman, dr. Richard Lee mengirimkan VN tersebut dengan menggebu-gebu agar Elia mau datang ke podcast milik Richard Lee bersama dengan Ko Dandy Tan. Dandy Tan sendiri merupakan seorang mualaf, dirinya juga diminta datang ke podcast Richard Lee untuk berdiskusi dengan Elia terkait dengan Yesus Kristus dan Nabi Isa.

“Maka Dokter Richard mengirim voice note itu dengan menggebu-gebu, supaya dia mau datang, untuk apa mau datang, supaya podcast bareng dengan Ko Dondy Tan yang namanya disensor. Akhirnya Ko Dondy Tan kemarin datang sendiri dan sudah podcast dengan dokter Richard Lee, tanpa kehadiran Elia,” ujar dia. 

Ustaz Derry menambahkan, dia tak mempermasalahkan jika dokter tersebut membela agamanya. Di sisi lain Ustaz Derry menyebut bahwa saat ini Richard Lee juga tengah belajar rentang Islam. 

“Jadi aku rasa, kalaupun dokter Richard Lee membela Injil itu memang agamanya dia, beliau kan belum muslim sekarang baru otw loading to Islam dan saya yakin enggak lama lagi dokter Richard Lee Allah beri Hidayah dan masuk Islam, yakin,” ujar dia.

Ustaz Derry juga meminta agar tidak meributkan masalah ini lagi. Dan meminta untuk bersikap lapang dan memaafkan dokter tersebut.

“Jadi enggak usah diributkan, nggak usah diributkan dan saya bersaksi dokter Richard Lee itu orang baik, cuma tak sempurna, kita juga tak sempurna kalau orang minta maaf, kita maafkan,” ujar beliau. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya