BNI Raih Peringkat Teratas Penyedia Sindikasi di Indonesia

Gedung BNI.
Sumber :

VIVA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menempati peringkat teratas dalam jajaran lembaga keuangan penyedia sindikasi di Indonesia. 

img_title Bank Mandiri Akui Beri Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam untuk Modal Tambang Batu Bara, Rp17 Triliun Sudah Cair

Hal tersebut ditegaskan dalam Bloomberg Global Syndicated Loans League Tables untuk kategori Indonesian Borrower Loans per 31 Juli 2020, dimana BNI dicatat pada urutan pertama sebagai Mandated Lead Arranger (MLA). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga periode yang sama, BNI mengantungi volume transaksi kredit sindikasi sebesar US$733,36 juta. Itu berarti, BNI menguasai  12,51% market share di Indonesia. 

img_title Prabowo Bidik Penyaluran Kredit Rakyat Rp400 Triliun pada 2027, Kelompok Petani hingga Nelayan jadi Sasaran

Direktur Bisnis Korporasi BNI Benny Yoslim di Jakarta, Rabu (5 Agustus 2020) menuturkan, dalam 5 tahun terakhir, BNI tercatat telah memperoleh peringkat pertama sebagai MLA sebanyak 3 kali.  

Pada tahun 2016, BNI memperoleh penghargaan sebagai Syndicated Loan House Of The Year In Indonesia yang diberikan oleh Asia Pacific Loan Market Association (APLMA).

img_title Cerita Konsumen Mau Beli Motor Tunai, Malah Ditawari Kredit

Prestasi BNI sebagai MLA peringkat pertama tersebut menunjukkan konsistensi BNI dalam penyaluran kredit berskala besar (dalam bentuk pembiayaan sindikasi).

Hal tersebut berdampak terhadap reputasi BNI dalam meningkatkan kepercayaan nasabah maupun banking partners baik di dalam negeri maupun luar negeri.

“Peringkat teratas ini juga menjadikan BNI sebagai referensi dalam pemberian kredit dengan jumlah besar. Dengan prestasi tersebut pula, BNI menjadi pilihan utama dan prioritas sebagai pemberi jasa sindikasi yang memiliki akses luas ke berbagai investor maupun korporasi di Indonesia maupun luar negeri melalui kantor-kantor cabang luar negeri (global syndication)," ujar Benny.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kondisi pandemi Covid-19, BNI dengan reputasinya tetap berinisiasi menjadi lead dalam penyediaan fasilitas kredit sindikasi, yang diharapkan dapat meningkatkan perolehan fee based income (FBI) sebagai salah satu target utama yang dicapai untuk menunjang kinerja keuangan BNI.

Sampai dengan akhir Desember 2020, BNI memiliki pipeline kredit sindikasi yang fokus pada sektor perindustrian, konstruksi, telekomunikasi dan infrastruktur.

Gedung Bank Mandiri

Alasan Bank Mandiri Berani Kucurkan Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Risiko Agunan Saham JARR-PGUN Disorot

Bank Mandiri ungkap alasan memberi kredit Rp40 triliun kepada PT Jhonlin Baratama milik Haji Isam, termasuk agunan saham JARR dan PGUN serta rasio cakupan jaminan 150%.

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut