Hadir di Amsterdam, BNI Bisa Garap Perdagangan US5,47 Miliar

Gedung BNI
Sumber :

VIVA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI (kode saham: BBNI) dipandang memiliki potensi besar untuk menggarap perdagangan Indonesia-Belanda senilai US$5,47 miliar dengan pembukaan jaringan di Amsterdam.

img_title Hadiri AEM 2026, Wamendag Roro Dorong ASEAN Perbesar Peluang Bagi Pelaku Usaha Nasional

Duta Besar (Dubes) RI untuk Belanda Mayerfas mengapresiasi upaya BNI yang telah meresmikan pembukaan representative office (kantor perwakilan) di Amsterdam sebagai strategi pengembangan jaringan bisnis global perusahaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terlebih, Mayerfas berpendapat, potensi bisnis di negeri kincir angin sangatlah besar dengan nilai total perdagangan kedua negara pada 2021 telah mencapai US$5,47 miliar.

img_title Bank Muamalat Catat Transaksi Isi Ulang Kartu Elektronik Naik 180,52 Persen

Dari angka tersebut, ekspor Indonesia ke Belanda mencapai US$4,63 miliar dan mengalami surplus perdagangan sebesar US$3,78 miliar, meningkat 64% dibandingkan tahun 2020.

"Karena Belanda merupakan pintu gerbang bagi produk-produk Indonesia yang masuk ke wilayah Uni Eropa," kata Mayerfas.

img_title Strategi Bank BSN Bidik Rantai Ekonomi Umrah

Sementara dari sisi Investasi Mayerfas menyampaikan banyak investor asal Belanda yang investasi di Indonesia. Sehingga bisa dikatakan hubungan kedua negara sudah sangat kuat.

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa saat ini ada sekitar 1,7 juta orang di Belanda yang memiliki keterikatan dengan Indonesia karena sejarahnya. Hal ini menjadi peluang buat BNI bisa berkembang dan mendorong ekonomi Indonesia bisa semakin kuat.

"Langkah BNI sudah tepat, apalagi disini sudah ada Asosiasi Pengusaha Indonesia (ASPINA) yang beranggotakan sekitar 500-600an. Kami yakin kehadiran BNI dapat mendukung diaspora memainkan perannya dalam mendorong transaksi ekonomi yang semakin besar," terangnya.

Coprorate Secretary BNI, Mucharom mengatakan pembukaan kantor perwakilan di Belanda merupakan salah satu upaya perseroan dalam melakukan ekspansi kinerja bisnis luar negeri seiring dengan tren pemulihan ekonomi global.

Tingginya volume transaksi perdagangan / trade (eksporimpor) Belanda dengan Indonesia, aliran Foreign Direct lnvestment (FDI) ke Indonesia, serta potensi Indonesia related business, melatarbelakangi kehadiran Perseroan di Amsterdam, Belanda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, besarnya populasi diaspora Indonesia di Belanda, sangat berperan dalam mendukung berbagai aktivitas bisnis baik korporasi, UMKM, maupun berbagai bisnis transaksi global ritel ke depannya.

"Populasi Diaspora di luar negeri ini merupakan ceruk bisnis yang sangat potensial dalam ekosistem bisnis Internasional Perseroan. Saat ini, perseroan adalah bank asal Indonesia yang memiliki jaringan luar negeri terluas," tegas Mucharom.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut