Menaker Serahkan Manfaat Layanan Tambahan BPJS Ketenagakerjaan

Menaker dan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan serahkan MLT
Menaker dan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan serahkan MLT
Sumber :
  • BPJS Ketenagakerjaan

VIVA – Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah bersama Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Anggoro Eko Cahyo dan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Haru Koesmahargyo, kembali menyerahkan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) kepada para pekerja. 

MLT tersebut merupakan fasilitas yang diberikan oleh BPJAMSOSTEK kepada peserta program Jaminan Hari Tua (JHT) dalam bentuk Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) maksimal sebesar Rp150 juta, Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP) maksimal sebesar Rp200 juta, serta Kredit Pemilikan Rumah (KPR) maksimal sebesar Rp 500 juta. Selain itu peserta juga dapat memanfaatkan fasilitas take over KPR dari skema umum menjadi skema MLT untuk mendapatkan bunga yang lebih ringan. 

Dalam keterangannya Menaker mengatakan bahwa MLT merupakan program yang sangat baik dan diperlukan oleh masyarakat khususnya para pekerja guna memenuhi kebutuhan untuk kepemilikan rumah. 

“Ini kan program yang bagus sekali, sehingga harus banyak masyarakat yang tahu, karena masyarakat butuh rumah yang layak dan dengan program ini kesempatan mendapatkan rumah yang layak dapat dipenuhi,”ungkap Ida. 

Pihaknya menambahkan bahwa dengan menjadi peserta BPJAMSOSTEK, pekerja tidak hanya memperoleh perlindungan dari risiko kerja namun juga bisa mendapatkan manfaat berupa kemudahan dalam kepemilikan rumah tanpa dikenakan iuran tambahan. Ida turut mendorong BPJAMSOSTEK untuk terus melakukan sosialisasi agar semakin banyak pekerja yang merasakan manfaat tersebut. 

Sementara itu Anggoro Eko Cahyo mengatakan bahwa untuk meningkatkan penyaluran MLT, BPJAMSOSTEK telah kerja sama dengan Bank Himbara salah satunya Bank BTN serta Bank Daerah yang tergabung dalam Asosiasi Bank Daerah (ASBANDA). Lebih jauh Anggoro menjelaskan selama tahun 2022, total MLT yang telah disalurkan adalah sebanyak 583 unit rumah dengan nilai manfaat mencapai Rp147 milyar. Dirinya berharap angka tersebut akan terus bertambah seiring semakin banyaknya pekerja yang menjadi peserta BPJAMSOSTEK. 

Bagi pekerja yang ingin mendapatkan MLT ini, tentunya ada beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi oleh para pekerja, diantaranya telah terdaftar sebagai peserta aktif BPJAMSOSTEK minimal 1 tahun, belum memiliki rumah sendiri serta pemberi kerja tertib administrasi kepesertaan dan pembayaran iuran BPJAMSOSTEK.