BNI Raih 4 Penghargaan Alpha Southeast Asia
- BNI
VIVA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI (kode saham: BBNI) meraih empat penghargaan dari Alpha Southeast Asia atas kinerja terbaik dalam menyediakan produk-produk treasury serta international banking unggulan bagi nasabah.
![]()
Ket. Photo: (Ki-ka) Vice President Divisi Internasional BNI Ida Bagus Wid Dwipayana, CEO Alpha Southeast Asia Siddiq Bazarwala, dan General Manager BNI Treasury Rini Yuniar dalam penerimaan empat penghargaan dari Alpha Southeast Asia di Jakarta, Kamis (8/9/2022).
Keempat penghargaan tersebut antara lain The Best Corporate Treasury Sales and Structuring Team, The Best FX Bank for Structured Hedging Solutions and Proprietary Trading Ideas oleh Alpha Southeast Asia, The Best Trade Finance Bank in Indonesia, dan The Best Remittances Service Provider in Indonesia.
Adapun, penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh CEO Alpha Southeast Asia Siddiq Bazarwala kepada General Manager BNI Treasury Rini Yuniar, dan Vice President Divisi Internasional BNI Ida Bagus Wid Dwipayana, di Jakarta, Kamis (8/9/2022).
Dalam kesempatan terpisah, Direktur Corporate & International Banking BNI Silvano Rumantir mengapresiasi Alpha Southeast Asia atas penghargaan yang telah dianugerahkan kepada BNI. Penghargaan The Best Corporate Treasury Sales and Structuring Team, The Best FX Bank for Structured Hedging Solutions and Proprietary Trading Ideas oleh Alpha Southeast Asia juga menjadi capaian yang berhasil dipertahankan BNI selama 4 tahun berturut-turut.
Menurutnya, kepercayaan dari nasabah kepada BNI ini merupakan sebuah semangat bagi perseroan untuk dapat terus memberikan layanan terbaik guna memberi nilai tambah bagi kebutuhan layanan solusi hedging atau lindung nilai.
“Penghargaan ini merupakan bentuk kepercayaan nasabah atas solusi hedging BNI. Kami akan terus mengembangkan layanan treasury dalam memenuhi kebutuhan setiap nasabah yang semakin berkembang,” katanya.
Silvano melanjutkan, transaksi derivatif tumbuh signifikan dalam kurun waktu dua tahun terakhir sebagai solusi hedging di tengah volatilitas kurs dan tren kenaikan suku bunga. Produk Interest Rate Swap (IRS) menjadi pilihan utama di tengah tren kenaikan suku bunga ini, diikuti pula oleh transaksi Cross Currency Swap (CCS) yang merupakan solusi lindung nilai yang dapat melindungi risiko kurs dan suku bunga.