Bea Cukai Kawal Ekspor Perdana Kerang dari Banda Aceh

Bea Cukai ekspor perdana kerang
Sumber :
  • Bea Cukai

VIVA – Bea Cukai terus berupaya membantu pergerakan, kemajuan dan perkembangan industri dalam negeri. Kali ini, Bea Cukai Banda Aceh memberikan asistensi ekspor perdana kerang darah dan kerang biru dalam keadaan segar/hidup yang dikemas dalam 31 box dengan berat bersih 682 kg milik CV Siti Ayu Persada dengan negara tujuan Vietnam.

img_title Ekspor Diperkuat, Komoditas Unggulan Sumut Senilai Rp258,9 Miliar Dikirim ke Berbagai Negara

Kerang darah ini diekspor pada Jumat (19/01) melalui angkutan udara Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh dengan tujuan Bandara Internasional Tan Son Nhat, Ho Chi Minh, Vietnam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bertempat di gudang milik CV Siti Ayu Persada, Bea Cukai Banda Aceh turut hadir dalam pelepasan ekspor kerang darah tersebut. Kepala Kantor Bea Cukai Banda Aceh, Dede Mulyana mengungkapkan, “sebagai bentuk percepatan birokrasi terhadap proses bisnis ekspor, Bea Cukai Banda Aceh juga turut memberikan pendampingan dan fasilitas kepada pihak eksportir sehingga realisasi kegiatan ekspor kerrang darah ini dapat dilakukan dalam kurun waktu yang lebih cepat.”

img_title Tak Hanya Tuding Singapura Jual Lagi Gas dari RI, Bahlil Juga Beberkan Data Ini

“Harapannya, semoga kedepannya akan ada budidaya kerang khusus di wilayah Aceh seperti yang ada di Tanjung Balai, karena kerang ini sangat potensial di mancanegara” ucap pimpinan CV Siti Ayu Persada.

Dengan dilaksanakannya ekspor kerang perdana ini, CV Siti Ayu Persada berharap dapat secara kontinu melaksanakan ekspor untuk mendorong pemulihan ekonomi di daerah setempat. Terlebih akan melahirkan eksportir baru dari Aceh ke depannya.

img_title Harga Singkong Meroket dari Rp700 Jadi Rp3.000 per Kg, RI Siap Ekspor ke Luar Negeri
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia

Bahlil soal Pasokan Gas ke Singapura Dikurangi: Prioritas Penuhi Kebutuhan Dalam Negeri, Baru Ekspor

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah memprioritaskan kebutuhan gas dalam negeri sebelum mengekspor kelebihan pasokan ke negara lain, termasuk Singapura.

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut