Peraih Medali Emas Olimpiade Tersandung Kasus Doping, Pilih Pensiun

Peraih medali emas renang Olimpiade 2010 dan 2016, Conor Dwyer
Sumber :
  • Fox Sports

VIVA – Rekan bintang renang Amerika Serikat, Michael Phelps, Conor Dwyer, baru-baru ini tersandung kasus doping. Dwyer terbukti menggunakan pil testosteron dalam pemeriksaan di luar kompetisi dalam rentang waktu 15 dan 27 November, serta 20 Desember 2018.

img_title Sukses Tumbangkan China di Laga Penentuan, Ubed Kini Memburu Tiket Olimpiade 2028

Tiga anggota panel Arbitrase Olahraga Amerika Serikat, memutuskan Dwyer dihukum selama 20 bulan, terhitung sejak 21 Desember 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hukuman ini diambil, dilansir Bleacher Report, mempertimbangkan fakta Dwyer menggunakan obat-obatan tersebut demi proses pengobatan alternatif. Namun, di dalam pil tersebut terkandung juga zat anabolik yang dilarang di bidang olahraga.

img_title Pesan Ketum PBSI Fadil Imran usai Indonesia Sabet 2 Emas Asian Games 2026: Jangan Merasa Sudah Baik

Dwyer, saat sidang, mengaku butuh pil tersebut, demi rehabilitasi kesehatan mentalnya dan tidak terkait dengan performa fisiknya di kolam renang. Hanya saja, kandungan anabolik yang ada di pil tersebut tak bisa dihindarkan.

Keputusan ini berimbas pada karier Dwyer. Lewat akun instagramnya, Dwyer pamit dari dunia renang.

img_title PB Akuatik Indonesia Ungkap Kondisi Adellia Usai Mundur dari Final Asian Games 2026

Peraih medali emas di Olimpiade 2010, London, dan 2016, Rio de Janeiro, itu mengaku keputusannya pensiun sudah dipertimbangkan dengan baik. Dia merasa ini menjadi ujung kariernya di dunia renang.

"Hari ini, saya memutuskan untuk pensiun dari dunia renang profesional. Perjalanan luar biasa dan saya bisa meraih segalanya, lebih dari impian tergila saya. Sebuah kebanggaan, bisa mewakili negara bersama rekan-rekan tercinta," begitu caption perpisahan Dwyer.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya merasa, renang yang memilih saya. Dan, olahraga ini akan selalu mendapat tempat di hati saya. Akhir yang menyedihkan dalam babak kehidupan saya. Apa yang saya yakini adalah, semua terjadi karena satu alasan. Saya tak sabar, membagikan babak baru hidup ini," lanjutnya.

>

Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin Rahardjo (tengah)

Harlin Rahardjo Sebut Jakarta Jadi Barometer Pembinaan Akuatik Indonesia

Harlin Rahardjo menyebut Jakarta berpotensi menjadi barometer pembinaan akuatik Indonesia berkat dukungan fasilitas, infrastruktur, dan sumber daya manusia.

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut