Ganas, Amri/Nita Jadi Pebulutangkis Indonesia Pertama yang Pastikan Medali di Kejuaraan Dunia 2026
- Dok. PBSI
VIVA – Amri Syhnawi/Nita Violina Marwah sukses melangkah ke semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2026. Ganda campuran Indonesia itu tampil meyakinkan saat menghadapi wakil Taiwan, Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang.
Bertanding di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, India, Jumat (21/8/2026), Amri/Nita mengamankan kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-18, 21-9.
Hasil tersebut tidak hanya mengantarkan mereka ke babak empat besar. Amri/Nita juga sudah memastikan medali perunggu Kejuaraan Dunia 2026.
Mereka masih berpeluang mengubah warna medali menjadi lebih tinggi jika mampu memenangkan pertandingan semifinal yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (22/8).
Pertandingan kontra Yang/Hu berlangsung selama 35 menit. Namun, Amri/Nita harus melewati tekanan cukup besar pada gim pertama.
Yang/Hu langsung tancap gas sejak awal pertandingan. Wakil Taiwan tersebut mampu mencetak enam angka beruntun dan membuat Amri/Nita kesulitan mengembangkan permainan.
Tekanan itu membuat Yang/Hu unggul 11-7 saat interval.
Namun, situasi berubah selepas jeda. Amri/Nita mulai menemukan ritme permainan dan perlahan memangkas ketertinggalan.
Lima poin beruntun membuat jarak kedua pasangan semakin tipis. Amri/Nita kemudian berhasil menyamakan kedudukan menjadi 13-13 untuk pertama kalinya.
Setelah itu, pertandingan berjalan sengit. Kedua pasangan saling berbalas angka dan tidak memberikan ruang untuk melarikan diri.
Memasuki fase krusial, Amri/Nita tampil lebih tenang. Mereka mampu menjaga keunggulan hingga akhirnya menutup gim pertama dengan kemenangan 21-18.
Memasuki gim kedua, Amri/Nita langsung mengambil kendali.
Tiga poin beruntun berhasil dikumpulkan pada awal gim. Meski sempat kehilangan satu angka, wakil Indonesia tersebut kembali meningkatkan tempo permainan.
Amri/Nita terus menjaga jarak hingga memasuki interval dengan keunggulan cukup nyaman, 11-6.
Selepas interval, permainan Amri/Nita semakin sulit dibendung. Pengembalian bola yang menyulitkan membuat Yang/Hu kesulitan keluar dari tekanan.
Lima poin beruntun kembali menjadi milik Amri/Nita. Mereka pun semakin jauh meninggalkan pasangan Taiwan dengan skor 16-7.
Yang/Hu sempat mencoba bangkit dan mencuri dua angka beruntun. Namun, Amri/Nita tidak membiarkan momentum tersebut berkembang.