Bakal Lebih Sengit, Simak Aturan Baru MotoGP Mulai 2027
- ANTARA
Jakarta, VIVA –Dilansir laman resmi MotoGP, Kamis, (8/10) MotoGP akan menerapkan format akhir pekan baru mulai musim 2027 dengan menghadirkan dua sesi kualifikasi dan dua starting grid berbeda untuk balapan Sprint dan Grand Prix.
Dalam format baru tersebut, MotoGP memperkenalkan Kualifikasi Sprint yang digelar pada Jumat dan secara khusus menentukan posisi start Sprint pada Sabtu.Sementara posisi start balapan utama Grand Prix akan ditentukan melalui sesi kualifikasi terpisah pada Sabtu.
Perubahan tersebut membuat hasil kualifikasi Sprint tidak lagi menentukan posisi start balapan utama seperti format yang digunakan saat ini. Dengan aturan baru ini dipercaya alur kompetisi yang lebih ketat dan menarik bagi penonton sejak hari pertama akhir pekan balap.
Berdasarkan keputusan Grand Prix Commission, rangkaian MotoGP pada Jumat akan dimulai dengan Free Practice 1 (FP1) selama 45 menit, dilanjutkan FP2 selama 30 menit.
FP2 tidak lagi menentukan pembalap yang berhak langsung lolos ke Q2. Seluruh pembalap kemudian mengikuti Kualifikasi Sprint selama 15 menit untuk menentukan grid Sprint.
Perubahan juga terjadi pada sesi Sabtu. Setelah FP3 selama 20 menit, seluruh pembalap wajib mengikuti Grand Prix Qualifying 1 (GP Q1) selama 15 menit.
Sebanyak 12 pembalap tercepat dari GP Q1 berhak melaju ke GP Q2 yang juga berlangsung selama 15 menit untuk memperebutkan posisi pole dan menentukan empat baris terdepan Grand Prix.
Dengan demikian, tidak ada lagi sistem pembalap langsung menuju Q2 berdasarkan catatan waktu sesi latihan seperti yang diterapkan dalam format saat ini.
Sprint kemudian menjadi penutup rangkaian MotoGP pada Sabtu dengan posisi start berdasarkan hasil Kualifikasi Sprint sehari sebelumnya.
Format Minggu juga mengalami perubahan setelah MotoGP menghapus sesi Warm Up selama 10 menit.
Sebagai gantinya, pit lane akan dibuka selama 10 menit menjelang Grand Prix sehingga pembalap dapat melakukan beberapa sighting lap untuk mengecek kondisi motor dan lintasan sebelum balapan.
Balapan MotoGP selanjutnya berlangsung setelah Grand Prix Moto3 dan Moto2 dengan posisi start yang ditentukan berdasarkan hasil GP Q1 dan GP Q2.
Grand Prix Commission menyebut penyesuaian waktu latihan dilakukan untuk mengimbangi penambahan sesi Kualifikasi Sprint sehingga waktu yang dihabiskan pembalap, tim, dan pabrikan di lintasan tetap terjaga.