Moncer, Penjualan BYD Group di Indonesia Sampai September Capai 46.700 unit
- Istimewa
Jakarta, VIVA – BYD agaknya semakin jadi pilihan warga Indonesia dalam memilih kendaraan. Head of Marketing PT BYD Motor Indonesia, Pramita Sari di Makassar, Kamis, mengungkapkan dalam periode Januari-September 2026 total penjualan kendaraan listrik BYD di Indonesia telah menembus 46.700 unit. "Minat masyarakat untuk memilih kendaraan listrik semakin meningkat dan BYD hingga tahun keempat ini masih memimpin pasar mobil listrik," ujarnya
Pada awalnya BYD memang sempat tumbuh konservatif.  Ini terjadi karena angka penjualan mobil listrik kurang dari 1 persen pada tahun 2022. Ternyata empat tahun kemudian atau tepatnya pada 2026, penjualan sudah mencapai di atas 26 persen.
"Sebelum BYD hadir, pangsa pasar EV nasional masih di bawah 1 persen. Hari ini, berkat kepercayaan masyarakat, pangsa pasar EV nasional telah melampaui 26 persen. Di Sulawesi sendiri, lebih dari 1.100 keluarga telah mempercayakan mobilitasnya kepada BYD," katanya.
Pasar luar Pulau Jawa juga digarap karena masih sangat terbuka. Apalagi 65 persen pasar kendaraan masih didominasi mobil berbahan bakar fosil atau bahan bakar minyak (BBM).
Untuk mendukung ekosistem purnajual dan kenyamanan konsumen di Kawasan Timur Indonesia, BYD terus memacu ekspansi jaringan layanan. "Dari total lebih dari 110 jaringan resmi di Indonesia, BYD saat ini mengoperasikan 7 titik lokasi di Pulau Sulawesi dan menargetkan penambahan hingga 12 lokasi baru ke depan," ucap Pramita Sari.
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan kendaraan secara umum sepanjang Januari-September 2026 mencapai 679.020 unit dan 16,8 persen diantaranya dari mobil listrik murni (BEV).