Pembalap Bottas Belum Menyerah

Valtteri Bottas, pembalap F1 dari tim Mercedes
Sumber :
  • REUTERS/Hamad I Mohammed

VIVA – Pembalap Mercedes, Valtteri Bottas mengatakan, terlalu memaksakan diri dalam kualifikasi GP Australia. Hal ini mengakibatkan kecelakaan yang dialaminya.

img_title Red Bull Umumkan Tanggal Peluncuran Mobil F1 2026 Bersama Ford, Siap Masuki Era Mesin Sendiri

Mobil pembalap asal Finlandia tersebut kehilangan kendali dan akhirnya menabrak dinding di sesi kualifikasi di Sirkuit Albert Park, Sabtu kemarin. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bottas mengaku baik-baik saja usai insiden ini, tetapi pembalap berusia 28 tahun itu menyesalkan insiden ini membuat mobilnya mengalami kerusakan parah.

img_title Kemenangan Max Verstappen di F1 Jepang Menjadi Sejarah Baru Buat Honda

"Saya sedikit memaksakan diri. Ini (kecelakaan) sangat disayangkan," kata Bottas seperti dikutip dari Crash, Minggu 25 Maret 2018.

"Saya merasa menyesal. Padahal, kami punya mobil yang sangat kompetitif. Mobilnya terlihat rusak cukup parah. Saya berharap, kami bisa memperbaikinya untuk balapan," katanya. 

img_title Pesta Pernikahan Rio Haryanto Berlanjut, 4500 Orang di Solo Hadiri Acara Sang Pembalap F1 Pertama Indonesia

Dengan kecelakaan ini, dia pun harus memulai balapan hari ini dari baris belakang. Meski demikian, Bottas mencoba optimistis bisa meraih hasil terbaik.

“Kami menyambut balapan dengan semangat tempur. Menyalip sulit dilakukan di trek ini, tetapi kami akan mencoba semua yang kami bisa," tegasnya. (asp)

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat

Formula Baru Ditetapkan, Menaker Minta Gubernur Umumkan Upah Minimum 2026 Sebelum 24 Desember 2025

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menginstruksikan pada gubernur dan kepala daerah terkait untuk menetapkan upah minimum di daerahnya masing-masing.

img_title
VIVA.co.id
17 Desember 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut