Sean Optimistis Raih Podium di Shanghai
Mengenai kondisi sirkuit, Sean tak merasa khawatir dengan karakter sirkuit Shanghai. Sean sebelumnya pernah menjajal sirkuit ini saat bertarung di ajang balap Formula Pilota tahun 2012.
“Tentu adaptasinya akan lebih mudah dibanding saat tampil di sirkuit Fuji Speedway untuk pertama kalinya. Sirkuit Shanghai cukup menantang karena setiap trek lurus diakhiri dengan tikungan tajam.”
Dengan karakter sirkuit seperti ini, maka ban depan akan memiliki beban kerja yang lebih berat. Sirkuit ini dibangun dengan biaya sekitar 459 juta dollar AS. Sirkuit Shanghai sangat unik karena bentuknya menyerupai karakter huruf Tiongkok “Shang”, yang berarti ketinggian.
Bagi Sean ajang balap FIA WEC ini menjadi pemanasan sekaligus pembelajaran sebelum menghadapi balapan penutup GP2 di Abu Dhabi. Sean juga akan mengikuti seri terakhir FIA WEC di Bahrain. Pada ajang GP2, Sean yang tergabung di tim Pertamina Campos Racing, saat ini berada di peringkat 15 dengan raihan 24 poin. Hasil terbaik Sean, yakni finis kedua di sirkuit Red Bull Ring, Austria.
(mus)