Selamatkan 5 Match Point, Andy Murray Tembus Final Qatar Open 2023

Petenis Inggris. Andy Murray
Sumber :
  • AP Photo/Asanka Brendon Ratnayake

VIVA Sport – Mantan petenis nomor satu dunia Andy Murray menyelamatkan lima match point untuk mengatasi petenis Republik Ceko Jiri Lehecka di babak semifinal sekaligus memastikan tempat di final Qatar Open 2023, Jumat 24 Februari 2023 waktu setempat.

img_title Tak Ada Petenis Indonesia di Final UTR PTT 2026

Petenis berusia 35 tahun itu merayakan kemenangan 6-0, 3-6, 7-6 (8/6) yang membawanya ke final tur ATP pertamanya setelah delapan bulan dengan penuh kegembiraan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya, Murray harus menghadapi petenis Rusia peringkat delapan dunia Daniil Medvedev yang mengalahkan petenis Kanada Felix Auger-Aliassime 6-4, 7-6 (9/7) di semifinal.

img_title Indonesia Pastikan Wakil di Semifinal, Anthony Susanto Tak Terbendung di UTR PTT

"Itu adalah salah satu perubahan haluan yang paling menakjubkan dalam karier saya," kata Murray yang pernah memenangi Qatar Open dua kali, seperti disiarkan AFP, Sabtu.

"Saya tidak tahu bagaimana saya berhasil membalikkan pertandingan itu."

img_title PBB dan Inggris Kutuk Israel karena Nekat Bangun 1.200 Rumah di Lahan Strategis Tepi Barat

Murray menyelamatkan dua match point dengan servisnya sendiri dan tiga match point ketika lawannya yang berusia 21 tahun itu mencoba menyelesaikan kemenangan dengan servisnya sendiri.

Petenis Andy Murray

Photo :
  • instagram.com/andymurray/

Petenis Inggris yang menjalani operasi pinggul pada 2019 itu telah bangkit dari delapan match point dalam empat pertandingan di turnamen Doha.

Dia melalui tie-break dan bermain tiga set di setiap pertandingan pada pekan ini.

"Saya tidak pernah mengalami ini sepanjang karier saya," ujar Murray.

Setelah merebut set pertama tanpa kehilangan satu gim pun hanya dalam waktu 32 menit, Murray yakin pertandingan tersebut akan berjalan lebih mudah -- "dan kemudian justru berubah menjadi sesuatu yang sama sekali berbeda".

Lehecka menemukan kembali servisnya dengan pukulan yang kuat untuk merebut set kedua ketika dia mematahkan servis Murray. Pada set penentuan, Murray berusaha menahan hingga tie break.

"Pekan ini bisa saja berakhir dengan sangat berbeda," kata juara Wimbledon dua kali itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tetapi cara saya bermain di saat-saat yang sangat penting, saat-saat kritis menunjukkan bahwa ada kepercayaan diri dan keyakinan dalam permainan saya yang telah hilang untuk sementara waktu."

Murray terakhir mencapai final ATP di Stuttgart Juni 2022. Dia belum pernah memenangi turnamen sejak Antwerpen pada 2019 dan selalu kalah dari Medevedev dalam dua set langsung di masing-masing dari dua pertemuan mereka.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut