Kondisi Stadion Madya Senayan Tak Siap Buat Asian Games

Vice President Dewan Olimpiade Asia (OCA), Wei Jizhong
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

VIVA.co.id - Stadion Madya, Senayan, Jakarta, dibidik sebagai salah satu venue perhelatan Asian Games 2018 untuk cabang olahraga atletik. Demi mengecek kondisi stadion tersebut, Komite Olimpiade Asia (OCA) yang diwakili oleh Wakil Presidennya, Wei Jizhong, turun langsung.

Pakai Steroid, Juara Olimpiade Dijatuhi Sanksi 8 Tahun
 
Wei mengecek kondisi Stadion Madya pada Rabu 13 April 2016. Kala mendatangi stadion tersebut, Wei terlihat sangat terkejut dengan kondisinya.
Kontingen Indonesia di Pembukaan Olimpiade Makin Ramai
 
Pihak Satgas Infrastruktur Asian Games 2018 sempat memberikan gambaran mengenai renovasi dari Stadion Madya kepada Wei. Meski begitu, Wei terlihat belum puas.
Atlet Rusia Akhirnya Dibolehkan Tampil di Olimpiade 2016
 
Menurut Wei, Stadion Madya tak layak digunakan. "Ini terkait dengan citra dari OCA. Mungkin, bagi kalian stadionnya bisa digunakan. Tapi, tidak dengan saya," kata Wei usai melakukan kunjungan.
 
Pria asal China tersebut menyatakan setidaknya Stadion Madya harus mengalami penambahan kapasitas penonton hingga 20 ribu kursi. Sebagai informasi, Stadion Madya hanya mampu menampung 10 ribu penonton.
 
Selain penambahan kapasitas, Wei juga meminta adanya perluasan dari lintasan lari. Saat ini, ada delapan lintasan di Stadion Atletik Senayan. Dan permintaan Wei, ada sekitar 10 lintasan yang harus tersedia di stadion ini.
 
Selain perbaikan kondisi lapangan dan tribun penonton, OCA juga meminta perbaikan fasilitas untuk layar besar dan juga siaran langsung.
 
"Saya rasa dengan kondisi lahan yang ada, sulit untuk melakukan renovasi yang besar. Ingat, atletik adalah cabang olahraga paling bergengsi di setiap ajang multievent. Jadi, seharusnya dipertandingkan di stadion utama," terang Wei.
 
Jika Indonesia ngotot ingin mempertandingkan cabang olahraga atletik di Stadion Madya, Wei menyarankan agar pihak Satgas Asian Games berkoordinasi dengan IAAF. "Kalau mereka setuju, ya kami bisa saja menyetujuinya," ujar Wei. (one)
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya