Jonatan Christie Positif COVID-19 Usai Tersingkir dari German Open

Tunggal putra Tanah Air, Jonatan Christie di Indonesia Open 2021
Sumber :
  • Instagram: badminton.ina

VIVA –  Kabar buruk menghampiri tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie. Pria yang akrab disapa Jojo ini dinyatakan positif COVID-19 tak lama usai tersingkir dari babak kedua German Open, Jumat dini hari WIB, 11 Maret 2022.

Ganyang Malaysia, Rehan/Lisa Tatap Wakil Korsel di Semifinal German Open 2024

"Memang di Jerman ini kami tim Indonesia karena vaksin pertama dan keduanya Sinovac jadi harus menjalani tes PCR dua hari sekali. Tes dilakukan pagi hari lalu hasilnya akan keluar sore hari,” kata pelatih tunggal putra Irwansyah dilansir situs resmi PBSI.

Di babak kedua German Open, Jojo harus mengakui keunggulan wakil Thailand, Kunlavut Vitidsarn. Dia takluk dua gim langsung 20-22, 9-21 di Westenergie Sporthalle.

Indonesia Sisakan Satu Wakil di Perempatfinal German Open 2024, Bisa Ganyang Malaysia?

“Masuk di gim kedua Jojo mengatakan bahwa ototnya kaku-kaku semua terutama di paha. Saat itu saya agak kecewa juga karena ia bermain di bawah levelnya, berbeda saat bertanding melawan Li Shi Feng sehari sebelumnya,” ungkap Irwansyah.

“Saya tidak kepikiran ke positif COVID-19 tapi mungkin itu gejalanya apalagi Jojo juga di gim kedua jadi sering sekali menghirup nafas panjang seperti habis fisiknya,” ucapnya.

Ka Long Angus Ngamuk, Giliran Tunggal Putra Spanyol Jadi Korban di German Open 2023

Anthony Ginting Negatif COVID-19

Usai dinyatakan positif, saat ini Jojo harus menjalani karantina di kamar hotel. Teman sekamarnya, Anthony Ginting dipindahkan ke kamar lain.

Ginting yang juga kandas di babak 16 besar setelah dikalahkan Lakshya Sen dari India 7-21, 9-21 mengeluhkan hal yang sama kepada Irwansyah.

Anthony Sinisuka Ginting di Indonesia Open 2021

Photo :
  • Instagram: badminton.ina

“Ginting juga ternyata mengeluhkan hal yang hampir sama saat bertanding. Ototnya kaku-kaku. Ini membuat saya sedikit tegang karena Jojo dan Ginting satu kamar. Tapi hasil PCR Ginting negatif,” ujar Irwansyah.

“Saya belum banyak bisa evaluasi permainan karena ternyata kondisinya seperti ini. Kalau dari sisi latihan dan persiapan mereka sudah sangat baik dan maksimal, tidak ada kendala sama sekali. Khusus Vito (Shesar Hiren Rhustavito), dia sudah bermain bagus melawan Lee Cheuk Yiu hanya di poin-poin kritis situasinya tidak mengenakkan untuk dia dan beberapa kali ragu-ragu,” jelas Irwansyah.

Sekarang pelatih kelahiran Medan 10 Juni 1974 itu berharap yang terbaik untuk anak asuhnya di tes PCR hari Sabtu 12 Maret 2022.

“Ya saya berharap dan berdoa semoga hasil tes PCR besok bagus hasilnya. Mohon doa dari semua masyarakat Indonesia agar kami diberikan kesehatan dan kekuatan agar bisa berlaga di All England pekan depan,” harap Irwansyah.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya