Kalah dari Lin Dan, Jonatan Christie Beberkan Penyebabnya

Jonatan Christie, pebulutangkis Indonesia
Sumber :
  • http://badmintonindonesia.org

VIVA.co.id – Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie kembali harus mengakui keunggulan Lin Dan di pertemuan keempat. Kali ini Jonatan ditaklukkan Super Dan (julukan Lin Dan) di babak kedua Australian Open, dengan skor 14-21,19-21.

Tragis, Penghancur Raja Bulutangkis Gagal Juara German Open 2022

Meskipun kalah, namun Jonatan mengaku cukup puas dengan penampilannya, terutama di gim kedua. Jojo (sapaan Jonatan) sempat memimpin 7-1 di awal gim kedua, perolehan skor Jonatan perlahan mulai disusul oleh pemain asal China tersebut.

Saat kedudukan imbang 18-18, Jonatan melakukan kesalahan beruntun hingga akhirnya Lin Dan merebut tiket perempat final.

Tragis, Raja Bulutangkis Dunia Tersingkir dari German Open 2022

"Di gim kedua, saya cukup puas dengan penampilan saya. Lin Dan kelihatan benar-benar mengejar shuttlecock. Sayangnya, saya melakukan kesalahan di akhir game kedua. Saat itu senar raket saya bergeser, jadi tensinya berubah, ini memengaruhi arah pukulan saya," kata Jonatan, di laman badmintonindonesia.org.

"Saya sudah bisa menerapkan strategi permainan, terutama di gim kedua. Namun pengalaman memang berbicara. Lin Dan seperti bisa membaca pukulan-pukulan saya, dia selalu siap. Sebaliknya, permainannya susah dibaca, terutama permainan depan net. Kalau dia sudah memberi pukulan tipuan, itu sulit sekali, sampai kaki terasa tersentak-sentak,” ujar pemain binaan klubTangkas Intiland ini.

Tragis, Juara All England Hancur di Semifinal German Open 2022

Sebelum pertandingan, Jonatan mengaku telah mempelajari pertandingan Lin Dan di babak sebelumnya, kala dia melawan Lee Dong Keun (Korea). Namun permainan Lin Dan ternyata berbeda saat bertemu Jonatan, sehingga perlu beradaptasi dengan pola yang diterapkan Lin Dan di gim pertama.

"Tiap pemain pasti begitu, kadang di video dan di lapangan berbeda mainnya. Ya pokoknya kalau ketemu lagi harus dicoba terus sampai bisa (menang). Dilatih lagi teknik dan mentalnya. Saya juga harus lebih yakin di setiap pukulan, jangan ragu-ragu," tuturnya.

Dengan kekalahan Jonatan, maka Indonesia hanya mengirim satu wakil ke laga perempat final Australia Open Super Series 2017 lewat pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto.

Pasangan ganda putra ‘gado-gado’ Hendra Setiawan/Tan Boon Heong (Malaysia), juga lolos ke perempat final setelah menang atas Lee Yang/Lee Jhe-Huei (Taiwan), dengan skor 21-17, 21-11.

Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai

Penghancur Praveen/Melati Juara German Open 2022, China Hancur Lebur

Penghancur Praveen/Melati, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai tampil mengerikan di final German Open 2022. China dibikin hancur lebur.

img_title
VIVA.co.id
14 Maret 2022