Bangkrut, Peraih Medali Olimpiade Minta Kerja di Starbucks

Peraih medali perak ganda campuran Olimpiade 2004, Gail Emms
Sumber :
  • Metro.co.uk

VIVA.co.id – Popularitas seorang atlet bagaikan pisau bermata dua. Lewat popularitas tersebut, atlet bisa saja mendulang pundi-pundi uang dan memperkaya diri.

img_title Sukses Tumbangkan China di Laga Penentuan, Ubed Kini Memburu Tiket Olimpiade 2028

Tapi, ada dampak lain yang bisa muncul dari popularitas mereka. Lupa diri, bersenang-senang di masa aktif, hingga akhirnya jatuh miskin saat sudah pensiun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setidaknya ini yang menimpa peraih medali perak cabang olahraga bulutangkis, nomor ganda campuran, Olimpiade 2004 Athena, Gail Emms. Kini, Emms mengalami krisis keuangan. Mantan andalan Inggris ini kesulitan membayar seluruh tagihannya seperti pajak, telepon, dan lainnya.

img_title Pesan Ketum PBSI Fadil Imran usai Indonesia Sabet 2 Emas Asian Games 2026: Jangan Merasa Sudah Baik

"Setiap saya membuka tagihan, mengingatkan saya bahwa ini adalah sebuah kegagalan. Menyimpulkan bahwa saya, Gail Emms, peraih medali perak Olimpiade, seorang yang gagal," tegas Emms dilansir Express.

Bukan cuma krisis keuangan, Emms sekarang juga tak memiliki pekerjaan. Demi bertahan hidup, ibu 2 anak tersebut harus menjual berbagai barang-barangnya.

img_title Berstatus Juara Olimpiade tapi Gagal di Asian Games 2026, Ini Kata Veddriq Leonardo

Emms pun tak malu untuk meminta pekerjaan. Andai ada lowongan untuk jadi barista di Starbucks, dengan senang hati Emms menerimanya.

"Jadi, jika kalian melihat saya menjadi barista di Starbucks, dan tolong jangan bercanda, saya minta maaf jika menuliskan nama yang salah," kata Emms.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wanita 40 tahun tersebut mengaku sudah putus asa dalam mencari pekerjaan baru. Dia merasa kesialan selalu mengikutinya.

"Lagi-lagi ditolak, tak dipanggil wawancara, dan semua hantu kembali meneror saya. Ini hasil dari seorang olahragawan yang penuh dengan ego dan keangkuhan," terang Emms. (one)

Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin Rahardjo (tengah)

Harlin Rahardjo Sebut Jakarta Jadi Barometer Pembinaan Akuatik Indonesia

Harlin Rahardjo menyebut Jakarta berpotensi menjadi barometer pembinaan akuatik Indonesia berkat dukungan fasilitas, infrastruktur, dan sumber daya manusia.

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut