Erlinda

profil tokoh Erlinda
Sumber :
  • Istimewa

VIVA.co.id – Erlinda lahir di Palembang, Sumatera Selatan, 11 Maret 1978. Ia menikah dengan Dr. Rer. Nat Bambang Heru Iswanto dan dikaruniai 2 anak yang bernama Herbian Alfarisi Iswanto, dan Diffie Alfierie Iswanto. 

img_title Mobil Wakil Ketua KPAI Dibobol Maling

Pada kedua anaknya, Herdian Alfarisi Iswanto dan Diffi Alvirie Iswanto, Erlinda pun kerap mengajak mereka terjun langsung ke kegiatan yang ia jalani. Awalnya tentu saja kedua anaknya kaget mengetahui ternyata banyak anak yang nasibnya tidak seberuntung mereka. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sempat juga mereka risih saat ia ajak mengunjungi anak-anak berkebutuhan khusus yang air liurnya terus menetes. Tapi tak lama kemudian mereka pun bisa menerima keberagaman itu. Erlinda memang ingin menerapkan pola asuh pada kedua anaknya agar punya empati yang bagus dan toleransi yang tinggi. Karena suatu hari nanti kalau usia kedua anaknya sudah matang, Erlinda ingin mereka bisa melakukan seperti apa yang ia lakukan saat ini.

img_title HP Flagship 3 Tahun Lalu vs Mid-Range Baru, Mana yang Lebih Masuk Akal untuk Dipakai Sampai 2030?

Menjadi aktivis sosial sejak SMA. Dia terlibat di berbagai kegiatan kemanusiaan. PMR, Pramuka, dan Paskibraka. Saat itu dia banyak blusukan ke daerah-daerah membantu masyarakat kampung. Setelah lulus SMA, ia melanjutkan studi di Sekolah Tinggi Ilmu Pendidikan (STIP) di Jerman, lalu melanjutkan studi di Universitas Negeri Jakarta jurusan Fisika hingga  magister.

Semasa kuliah di UNJ, Erlinda aktif dalam berorganisasi. Ia sempat bergabung dengan PERISAI, sebuah unit kegiatan mahasiswa. Lalu sempat pula bergabung dengan Wanita Syarikat Islam sebagai aktivis perempuan dan anak. 

img_title Keguguran 2 Kali, Syahrini Suntik Hormon Setiap Hari Agar Cepat Punya Anak

Banyak sekali aksi sosial yang ia terlibat di dalamnya, seperti mengajar anak-anak di kolong jembatan hingga menyediakan MCK (Mandi Cuci Kakus) untuk warga marginal di kawasan Menteng. Dari situ, ia mulai berkenalan dengan KOWANI dan Yayasan Sayap Ibu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga kemudian aktif menjadi relawan KPAI dan Satgas Komnas Perlindungan Anak serta aktif di organisasi Satuan Tugas Perlindungan Anak, dan Pos Advokasi dan Kepedulian Pada Anak (PAKTA). 

Awal kariernya menjadi Manager Officer sekaligus dosen di Smart Investment Institute. Erlinda bergabung Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sejak 2011. Namun, dalam kapasistasnya sebagai volunteer atau relawan. Kariernya mulai terlihat pada bulan Juli tahun 2013, saat itu ia mulai masuk tahap pencalonan Komisioner KPAI. Erlinda terpilih sebagai komisioner KPAI.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut