Dewi Sandra
- VIVA.co.id/Riska Herliafifah
VIVA.co.id – Popularitas Dewi Sandra melejit setelah menjadi presenter sebuah acara musik di salah satu stasiun televisi swasta, Clear Top Ten. Kepiawaiannya menjadi presenter pada acara tersebut membuat wanita campuran Inggris-Betawi ini memenangkan kategori presenter terbaik selama lima tahun berturut-turut. Nama Dewi sebagai penyanyi makin berkibar setelah meluncurkan single dan album Tak Ingin Lagi (2000).
Wajah Dewi Sandra Killick atau lebih dikenal dengan Dewi Sandra merintis karier sejak usia belasan tahun. Di masa remajanya, wajah Dewi kerap menghiasi sampul majalah remaja. Meski menjalani karier di bidang modelling, putri pasangan John Killick dan Prihatini Killick menyimpan ketertarikan lain di bidang tarik suara.
Dewi memberanikan diri mengeluarkan single perdananya berjudul Biarkan, namun tidak mendapat respon yang diharapkan. Dia tak patah arang. Bersama delapan model lainnya, Dewi meluncurkan single Menari-nari pada 1996.
Dari dunia model, Dewi beranjak menjadi seorang presenter.  Karier presenternya dimulai dengan membawakan program Blak-blakan pada 1998. Setahun berikutnya, Dewi dipilih menjadi presenter acara Clear Top Ten bersama Bertrand Antolin. Kepiawaiannya membawakan acara mingguan ini dengan gaya segar dan baru membuat namanya mulai bersinar.
Prestasi mulai ia torehkan. Dewi menyandang gelar sebagai best female presenter dalam ajang Panasonic Award selama lima tahun berturut-turut sejak 1999 hingga 2003. Berjaya di bidang presenter,Dewi dipercaya menjadi presenter di beberapa segmen anak muda, diantaranya Guest VJ MTV, presenter Date Express dan TXTC.
Selain sebagai bintang iklan shampo, Dewi tercatat membintangi beberapa iklan seperti pelembab tubuh yang ia bintangi hingga kini, deodoran serta produk elektronik dengan Sandra Dewi.
Di kalangan anak muda, Dewi dikenal sebagai salah satu presenter idola. Tapi Dewi terus mencoba kemampuannya. Wanita kelahiran 29 tahun lalu ini kemudian masuk dalam jajaran pemain sinetron serial Lupus yang diangkat dari novel remaja laris karya Hilman Boim. Perannya membuat nama Dewi kian melambung. Beberapa tahun kemudian di tengah kesibukannya sebagai penyanyi, Dewi masih menyempatkan diri bermain dalam sinetron Aku Cinta Kamu (2002)dan Disaksikan Bulan (2003).