Viral Cowok Menangis setelah Cintanya Ditolak 

Viral Cowok Menangis setelah Cintanya Ditolak (Instagram/smart.gram)
Sumber :

VIVA – Video seorang cowok menangis setelah cintanya ditolak wanita viral di media sosial. Bahkan kabarnya, ia sempat mau melakukan bunuh diri tapi selamatkan warga setempat.

img_title Wanita Ditendang di Mal Senayan City Alami Luka Lutut-Pinggang hingga Trauma Psikis

Video viral cowok patah hati ini diunggah oleh akun Instagram @smart.gram, Sabtu (7/8).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam video rekaman itu terlihat seorang cowok anak muda menangis duduk di depan ruko disaksikan warga setempat. Ia menjawab berbagai pertanyaan warga sambil menimpalinya dengan menangis.

img_title Pria Penendang Wanita di Mal Senayan City Bakal Jalani Pemeriksaan Kejiwaan, Polisi Ungkap Alasannya

"Saya dibilang jahat," ujar cowok berbaju kotak-kota dalam video tersebut dikutip VIVA Minggu (8/8).

Menurut keterangan smart.gram, seorang pemuda ini diketahui bernama Ari berasal dari Rokan Hulu Riau.

img_title Nasib Pria yang Viral Tendang Wanita di Mal Senayan City, Kini Ditahan

Ia terlihat berusaha melakukan upaya bunuh diri dengan cara mencekik lehernya sendiri di Pasar Kota Padang Panjang. Ia melakukan ini karena cintanya ditolak, bahkan sempat dibilang jahat oleh wanita kenalannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wanita kenalannya itu ia baru kenal dari permainan game online mobile legend. Merasa jatuh hati ia nekad menemuinya walaupun beda kota dengan jarak tempuh yang jauh.

Perjalanannya yang jauh dengan menggunakan motor dari Rokan Hulu Riau ke  Kota Padang Panjang ini tak mematahkan semangatnya meskipun berakhir pahit.
 

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti

Mendikdasmen: Video Viral SD di NTT Tak Bisa Pakai IFP karena Belum Dialiri Listrik Tidak Akurat

Mendikdasmen Abdul Mu'ti memastikan video viral terkait ada SD di Nusa Tenggara Timur yang tidak dapat menggunakan IFP lantaran belum dialiri listrik tidak akurat

img_title
VIVA.co.id
21 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut