Viral Satpol PP Dikeroyok Usai Booking Wanita Lewat MiChat

Satpol Dikeroyok Usai Booking Wanita Lewat MiChat (Instagram/lintas.patroli)
Sumber :

VIVA – Video anggota Satpol PP dikeroyok usai booking wanita lewat MiChat viral di media sosial. Ia dikeroyok di hotel oleh 6 enam laki-laki.

img_title Ditegur karena Minum di MRT, Pria Ini Malah Cekcok dengan Satpam hingga Berujung Viral

Video pengeroyokan anggota Satpol PP itu diunggah oleh akun Instagram @lintas.patroli, Selasa (55/10).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam unggahan video viral itu di memperlihatkan rekaman CCTV  enam orang pria sedang mengeroyok anggota Satpol PP. 

img_title Aksi Pengemudi Wuling Confero di Gerbang Tol Bikin Geleng-geleng, Netizen: Driver Anomali!

Tampak dekat lift hotel, Satpol PP ini dipukul dan dihajar oleh beberapa pria tersebut.

Diketahui oknum anggota Satpol PP ini memesan cewek lewat aplikasi MiChat, namun si pria ini tidak memberikan bayaran sesuai kesepakatan. 

img_title Muncul Bunyi Tek-Tek pada Innova Zenix Saat Mundur dan Belok

"Cewek ini kesal dan memanggil teman-temannya yang menyebabkan terjadinya penganiayaan," tulis lintas.patroli pada caption unggahan videonya dikutip VIVA, Rabu (6/10).

Lalu dalam unggahan video viral tersebut juga memperlihatkan enam pria  dan wanita sedang diamankan Polsek Pekanbaru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut kepolisan peristiwa terjadi saat Satpol PP memesan wanita  lewat MiChat dengan bayaran Rp 600 ribu, tapi ia membayarnya Rp 200 ribu. Hal inilah yang membuat wanita menghubungi teman-temannya hingga terjadi pengeroyokan.

Dalam unggahan video viral ini diketahui peristiwa pengeroyokan terjadi di sebuah hotel di Pekanbaru, Senin (4/10) dini hari.

Ilustrasi berita online

Kemkomdigi Jelaskan Aturan Penindakan Disinformasi, Kritik Masyarakat Tetap Dilindungi

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menjelaskan bahwa penindakan konten di ruang digital memiliki batasan yang diatur dalam Kepmen Komdigi No. 127 Tahun 2026

img_title
VIVA.co.id
2 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut