Viral Kasus Persekusi, Gunadarma: Kami Tidak Membiarkan

Suasana di Universitas Gunadarma, Depok, Jawa Barat.
Sumber :

VIVA Trending – Universitas Gunadarma menampik membiarkan kasus persekusi terhadap TPP (18), yang jadi pelaku pelecehan seksual.

img_title Atasi Polusi Udara, Mahasiswa Tawarkan Solusi Kebijakan melalui Clean Air Policy Competition

Perwakilan Universitas Gunadarma, M Akbar Marwan mengatakan, pihak kampus telah memanggil dan memeriksa mahasiswa yang diduga terlibat persekusi. Pihak kampus masih menyelidiki siapa sosok yang dimaksud TPP membiarkan dirinya dipersekusi. Pasalnya, saat kejadian berkerumun banyak orang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau itu dosen atau nggak, kami kan gak tahu nih. Karena namanya di lingkungan kampus ada yang memang mahasiswa, terus ada mahasiswa yang statusnya sebagai asisten, asisten lab, itu kan kadang-kadang terlihat seperti dosen," ujar dia kepada wartawan, Kamis 22 Desember 2022.

img_title 100 Lebih Mahasiswa Universitas Bangka Belitung Diberikan Beasiswa Kelapa, Apa Maksud dan Tujuannya

Universitas Gunadarma

Photo :
  • gunadarma.ac.id

Kata Akbar, saat kejadian memang ada salah seorang dosen melakukan video call dengan dirinya. Tapi, dosen itu tidak berani mendekat lantaran situasi sudah tak terkendali. Dosen itu mengatakan ratusan mahasiswa sudah mengerumuni TPP. Karena takut, dosen itu menghubungi bagian kemahasiswaan hingga akhirnya mereka lantas mendatangi lokasi dan coba melerai, tapi dihalangi.

img_title Viral Video Gubernur Kalbar Merespons dengan Nada Tinggi ke Mahasiswa Saat Bahas Karhutla

"Kemudian rekan saya juga berkomunikasi langsung dengan kemahasiswaan, jadi langsung ke sana tapi dalam kondisi sudah diikat. Kami coba untuk membebaskan, tapi oleh sekelompok orang ini, saya gak bilang mahasiswa ya, sekelompok saja karena ini tindakan yang sangat memalukan sangat tidak pantas. Jadi, teman-teman itu berusaha, tapi sekelompok orang ini gak mau. Dan narasi-narasi yang mereka buat di video, itu kan terlihat bagaimana mereka menguasai lapangan. Seolah Mereka yang mengendalikan semuanya," ujarnya.

Akbar mengklaim, pihaknya bersama kepolisian sudah menyelidiki kasus ini dan total 10 orang yang diduga terlibat sudah dipanggil rektorat. Pihaknya pun telah memanggil admin akun @anakgundardotco yang memposting dugaan pelecehan seksual yang dan juga tindakan persekusi. Pasalnya, selain merugikan korban persekusi, tindakan memposting ini juga dinilai salah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sudah (melakukan penyelidikan internal). Jadi sudah disampaikan sudah 10 orang diperiksa," kata Akbar.

Lebih lanjut dia menegaskan pihaknya bakal menindak tegas pelaku persekusi. Dirinya menambahkan, pihak kampus bakal menindak para pelaku sesuai dengan kesalahan yang mereka lakukan. Sanksi yang diberi kepada pelaku akan mempertimbangkan berbagai aspek yang ada. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut