Viral Pria Mabuk Diikat Polisi di Tiang Balok

Viral Pria Mabuk Diikat Polisi di Tiang Balok, Kabupaten Nagekeo, NTT
Sumber :
  • Tangkapan layar media sosial

VIVA Trending – Beredar di media sosial video seorang pria yang diduga sedang mabuk sopi (miras) tangan kanannya terikat seutas tali warna biru di mana salah satu ujung tali tersebut diikatkan pada tiang balok.

img_title Polisi Kasih Peringatan buat Ojol dan Kurir yang Buru-buru di Jalan

Video berdurasi 46 detik tersebut menayangkan potongan gambar beberapa pria lain memiting pria mabuk dalam posisi telungkup di atas tanah berumput.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pria bertelanjang dada tersebut sempoyongan tak tentu arah sementara sejumlah pria lain membentaknya supaya dia tenang bahkan pria mabuk itu sempat dibanting ke tanah oleh pria yang memakai kaos biru.

img_title Tekan Pengangguran, Polisi Bekasi Bekali Warga Keahlian Pangkas Rambut

Kapolres Nagekeo AKBP Yudha Pranata

Photo :
  • Jo Kenaru (Manggarai-NTT)

Rekaman tersebut dibubuhi keterangan terjadi di Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo saat aparat Kepolisian Resor Nagekeo menangkap kawanan pemuda mabuk usai menghadang mobil yang ditumpangi Kapolres Nagekeo Nusa Tenggara Timur pada Minggu sore, 9 April 2023. 

img_title Bukan Cuma Sajam dan Petasan, Polisi Temukan Ini dari 19 Orang yang Diamankan Terkait Demo di Jakarta

Kapolres Nagekeo AKBP Yudha Pranata juga ada dalam video tersebut. Memakai jaket hoodie warna hitam, AKBP Yudha ditemani sejumlah anggotanya.

Diikat polisi

Kapolres Nagekeo AKBP Yudha Pranata membenarkan anak buahnya sengaja mengikat pria mabuk tersebut.

“Benar. Itu orang mabuk yang melakukan pengadangan dan pemukulan terhadap mobil Kapolres Nagekeo. Dia berontak dan melakukan pemukulan terhadap anggota saat diamankan dan selanjutnya diamankan ke Polres dan sekarang sedang diproses,” terang AKBP Yudha Pranata melalui WhatsApp, Selasa malam, 11 April 2023.

Mabuk dan adang mobil Kapolres 

Lebih lanjut dia mengatakan, pria yang diikat itu merupakan kawanan pemabuk yang mengadang dan merusak mobil yang ditumpanginya.

“Bisa saya jelaskan waktu itu memang terjadi insiden kebetulan saya ngecek kesiapan mako saya karena kita ada rencana dalam minggu ini kan mau bergeser pindah kantor dari daerah sini pindah ke Aeramu. Dalam perjalanan pulang karena kita persiapan berbuka puasa waktu itu ada sekelompok anak muda mabuk habis merayakan Paskah. Mabuk dengan beberapa temannya di jalan menghadang mobil,” tutur Kapolres Yudha.

Viral Pria Mabuk Diikat Polisi di Tiang Balok, Kabupaten Nagekeo, NTT

Photo :
  • Tangkapan layar media sosial

“Waktu diadang kita sudah berusaha menghindar tapi tetap dipukul di bagian sebelah kiri depan di spakbor sebelah kiri sehingga lepas itunya. Waktu itu masyarakat adek-adek itu masih dalam pengaruh alkohol tidak terkendali melakukan pengrusakan dan pengadangan,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

AKBP Yudha melanjutkan, mobil yang diadang merupakan mobil pribadi bukan kendaraaan dinas.

“Waktu itu saya menggunakan mobil pribadi saya. Kebetulan mobil warna putih mobil keluarga. Mungkin adik-adik yang sedang dalam pengaruh alkohol ini yang mabuk ini tidak tahu ada saya di dalamnya karena bukan mobil dinas yang saya gunakan mobil pribadi,” tutupnya.

Pembina DPN SPI, Rahmat Nasution Hamka

Rahmat Nasution Hamka: SPI Siap Jadi 'Mata dan Telinga' Kapolri

Rahmat Nasution Hamka resmi diangkat sebagai Pembina Dewan Pimpinan Nasional Sahabat Polisi Indonesia (DPN SPI) periode 2026–2031 saat proses pelantikan pengurus DPN SPI

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut